Minimasi Waktu Setup Mold Garnish CTR Pillar Menggunakan Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) Pada Mesin Injection JSW 650T Di PT Mada Wikri Tunggal Plant 3

Zakawali, Muhammad Ghifarie (2026) Minimasi Waktu Setup Mold Garnish CTR Pillar Menggunakan Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) Pada Mesin Injection JSW 650T Di PT Mada Wikri Tunggal Plant 3. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1122001_Muhammad Ghifarie Zakawali_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (264kB)
[img] Text
1122001_Muhammad Ghifarie Zakawali_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
1122001_Muhammad Ghifarie Zakawali_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
1122001_Muhammad Ghifarie Zakawali_Dapus.pdf - Bibliography

Download (211kB)

Abstract

PT Mada Wikri Tunggal merupakan sebuah perusahaan manufaktur komponen otomotif yang bergerak di bidang metal dan plastic injection, terdapat tuntutan dari Jishuken Activity yang diperkenalkan oleh PT TMMIN yang bertujuan untuk menyesuaikan waktu setiap proses di PT Mada Wikri Tunggal Plant 3, salah satu target utama dalam Jishuken Activity adalah mengurangi waktu setup dari semula 120 menit menjadi 60 menit. Penyebab waktu setup yang lama yaitu pada saat persiapan tooling mold masih dilakukan pada saat mesin berhenti dan tidak terdapat area layout untuk tooling mold persiapan setup & setdown mold. Pada proses setup mold Garnish CTR Pillar waktu yang diperlukan sebesar 106,17 menit pada mesin injection JSW 650T, sehingga diperlukan upaya perbaikan untuk menurunkan waktu setup. Pada penelitian ini bertujuan untuk meminimasi waktu setup mold Garnish CTR Pillar pada mesin injection JSW 650T sebelum dan sesudah perbaikan. Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengurangi waktu setup dengan cara memisahkan aktivitas setup menjadi dua kategori yaitu internal setup dan eksternal setup dan mengimplementasikan metode tersebut dalam proses setup. Tahapan SMED dilakukan melalui identifikasi aktivitas setup dan membuat spaghetti diagram bertujuan untuk melihat pemborosan terhadap waste motion, pemisahan aktivitas internal dan eksternal, konversi aktivitas internal menjadi eksternal, serta klasifikasi aktivitas kerja ke dalam kategori Value Added (VA), Non Value Added (NVA), dan Necessary but Non Value Added (NNVA) untuk menghilangkan pemborosan yang terjadi selama proses setup. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode SMED dengan pembuatan Instruksi Kerja Persiapan Tooling dan implementasi layout planning setup & setdown mold mampu menurunkan waktu setup dari 106,17 menit menjadi 59,04 menit, dengan presentase penurunan waktu setup sebesar 64,71%. Dengan penerapan SMED terbukti efektif dalam menurunkan waktu setup pada mesin injection JSW 650T di PT Mada Wikri Tunggal Plant 3. Kata kunci: SMED (Single Minute Exchange of Dies), Waktu Setup, Mesin injection, Setup internal, Setup eksternal

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:41
Last Modified: 26 Aug 2026 02:41
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2938

Actions (login required)

View Item View Item