Rohmawati, Sabrina Lutfiana (2026) Implementasi Transfer Frame Guna Meminimasi Persentase Defect Pada Proses Produksi Headlining Line ER3 Dengan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, And Control (DMAIC) Di PT XYZ. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1122019_Sabrina Lutfiana Rohmawati_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (379kB) |
|
|
Text
1122019_Sabrina Lutfiana Rohmawati_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1122019_Sabrina Lutfiana Rohmawati_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1122019_Sabrina Lutfiana Rohmawati_Dapus.pdf - Bibliography Download (145kB) |
Abstract
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang memproduksi headlining sebagai salah satu produk utamanya, sehingga pengendalian kualitas perlu dilakukan untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar perusahaan. Namun, berdasarkan data historis periode Mei–Juli 2025, rata-rata persentase defect pada produksi headlining ER3 mencapai 4,15%, sehingga melebihi batas toleransi defect yang ditetapkan perusahaan sebesar 2%. Permasalahan tersebut diselesaikan menggunakan metode DMAIC dan TRIZ untuk meminimasi persentase defect pada proses produksi headlining ER3. Pada tahap Define dilakukan identifikasi proses menggunakan diagram SIPOC untuk memetakan aliran proses produksi, CTQ untuk menentukan karakteristik kualitas, serta diagram batang untuk mengidentifikasi jenis defect tertinggi sebagai fokus perbaikan, yaitu defect sobek. Tahap Measure dilakukan menggunakan pembuatan peta kendali P, perhitungan nilai DPMO dan nilai sigma. Pada tahap Analyze dilakukan analisis terhadap hasil peta kendali p untuk mengidentifikasi ketidakstabilan proses, serta analisis 5 why untuk menentukan akar penyebab terjadinya defect sobek. Selanjutnya, hasil analisis akar penyebab dikaitkan dengan kebijakan mutu perusahaan sebagai dasar dalam penyusunan rencana tindakan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Pada tahap Improve dilakukan implementasi tindakan perbaikan berdasarkan hasil analisis sebelumnya, berupa pembaruan instruksi kerja, sosialisasi operator, serta perancangan transfer frame menggunakan metode TRIZ yang kemudian diterapkan pada proses produksi. Tahap Control dilakukan melalui perhitungan kembali peta kendali p, nilai DPMO, nilai sigma, dan evaluasi hasil perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase defect menurun dari 4,15% menjadi 1,97%, sedangkan nilai sigma meningkat dari 3,56 sigma menjadi 3,83 sigma, sehingga persentase defect telah berada di bawah batas toleransi perusahaan sebesar 2%. Kata Kunci: Kualitas, Defect, DMAIC, 5W+1H, TRIZ.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 00:52 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 00:52 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2922 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
