Permana, Satya (2016) PERBAIKAN KUALITAS PROSES STAMPING UNTUK PRODUK PLATE BUFFLE SLD MB290590 DENGAN MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT NUSA INDAH JAYA UTAMA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112009 - Satya Permana - CD.pdf Download (2MB) |
Abstract
PT Nusa Indah Jaya Utama merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak dibidang stamping manufacturing yang memperoduksi komponen otomotif. Salah satu komponen otomotif yang diproduksi PT Nusa Indah Jaya Utama adalah Plate Buffle SLD MB290590. Dalam proses produksi, PT Nusa Indah Jaya Utama mengalami permasalahan pada kualitas produk Plate Buffle SLD MB290590, yaitu banyaknya cacat pada produk tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan mengimplementasikan beberapa usulan yang dapat mengurangi cacat pada produk tersebut. Jens-jenis cacat yang terdapat pada Plate Buffle SLD MB290590 yaitu crack, Scratch, burry dan dented. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan filosofi six sigma. Salah satu metode yang digunakan dalam filosofi six sigma adalah dengan metode DMAIC dan dilajutkan dengan metode FMEA. Dengan menggunakan metode ini dapat meminimalisir produk cacat dan peningkatan nilai sigma. Metode perbaikan kualitas produk Plate Buffle SLD MB290590 dengan menggunakan metode DMAIC dilakukan dengan lima tahapan yaitu define, measure, analyze, improve, control. Pada tahap define pemilihan proyek mana yang menjadi fokus perbaikan kualitas, diagram pareto untuk menentukan cacat mana yang paling dominan, pada tahap measure digunakan check sheet dan peta kendali untuk mengukur proses produksi, dan juga dilakukan perhitungan nilai DPMO. Pada tahap analyze dilakukan dengan menggunakan diagram sebab akibat untuk mengidentifikasi penyebab dari cacat yang paling dominan dan dilanjutkan dengan analisis dengan menggunakan metode FMEA yang bertujuan untuk menentukan prioritas penyebab cacat utama yang akan dilakukan perbaikan kualitas berdasarkan nilai RPN yang paling tertinggi. Adapun nilai RPN tertinggi yaitu untuk jenis kegagalan crack sebesar 280 dan 280 untuk jenis kegagalan scratch yaitu 240 dan 193. Pada tahap improve digunakan 5W+1H untuk membuat solusi dari penyebab cacat berdasarkan nilai RPN yang terbesar. Pada tahap control dilakukan pengontrolan terhadap hasil perbaikan. Setelah dilakukan tindakan perbaikan pada penyebab cacat yang diprioritaskan, maka didapat penurunan nilai DPMO sebesar 37.700 unit dari 54.200 unit menjadi 16.500 unit dan juga dapat meningkatkan nilai sigma sebesar 0,545 dari 3,087 menjadi 3,632.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perbaikan Kualitas produk Plate Buffle SLD MB290590, DMAIC dan FMEA, nilai RPN tertinggi cacat Crack dan Scract. |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 08:33 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 08:33 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
