PERBAIKAN KUALITAS PROSES PAINTING UNTUK PRODUK STAY MIRROR K64AR MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT KURNIA MANUNGGAL SEJAHTERA

Zulfahmi, Naufal (2016) PERBAIKAN KUALITAS PROSES PAINTING UNTUK PRODUK STAY MIRROR K64AR MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT KURNIA MANUNGGAL SEJAHTERA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112051 - Naufal Zulfahmi - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT Kurnia Manunggal Sejahtera (PT KMS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan komponen elektronik. Salah satu produk yang dihasilkan PT KMS adalah stay mirror K64AR. Permasalahan pada PT KMS adalah banyak produk cacat yang dihasilkan pada produk stay mirror K64R pada proses painting. Jenis cacat pada produk stay mirror K64R yaitu, cacat meler, cacat tipis, dan cacat baret. Salah satu solusi yang dapat diterapkan dengan menggunakan filosofi Six Sigma. Salah satu metode yang digunakan dalam filosofi six sigma dengan menggunakann metode DMAIC. Metode ini dapat meminimalisir produk cacat dan meningkatan nilai Sigma. Metode Perbaikan kualitas produk stay mirror K64AR dengan menggunakan metode DMAIC dilakukan dengan lima tahapan yaitu define, measure, analyze, improve, control. Pada tahap define digunakan pemilihan proyek dan critical of quality untuk menentukan proyek perbaikan kualitas dari cacat yang dominan, diagram SIPOC untuk mengetahui aliran bahan dari supplier, checksheet digunakan dalam pengumpulan data cacat, diagram pareto untuk menentukan cacat yang dominan untuk penelitian jenis cacat pada produk stay mirror K64R, pada tahap measure menggunakan critical of quality untuk analisa jenis cacat pada produk stay mirror K64AR dan peta kendali untuk mengukur proses produksi, dan juga dilakukan perhitungan nilai DPMO. Tahap analyze dilakukan analisis dengan menggunakan diagram sebab akibat untuk mengidentifikasi penyebab dari cacat yang paling dominan dan menghasilkan usulan produk, Pada tahap improve digunakan 5W+1H untuk membuat solusi dari penyebab cacat yang paling dominan dan melaksanakan perbaikan pada produk. Pada tahap control Metode DMAIC menghasilkan perbaikan pada proses produksi sehingga terdapat perbandingan antara sebelum melakukan perbaikan dengan sesudah melakukan perbaikan diantaranya, nilai DPMO terjadi penurunan sebesar 26.737, sebelum perbaikan nilai DPMO sebesar 101.000 dan setelah perbaikan sebesar 74.263. Level Sigma naik sebesar 0,166, sebelum perbaikan 2,774 dan setelah perbaikkan sebesar 2,94. Jumlah cacat menurun sebesar 722 unit, sebelumnya 2.557 dan setelah perbaikan 2.557 unit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: DMAIC, DPMO, Level Sigma, stay mirror K64AR, Perbaikan.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:25
Last Modified: 09 Jun 2026 06:25
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2715

Actions (login required)

View Item View Item