Vinanti, Nindia Anecksi (2016) USULAN PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN MODEL AGE REPLACEMENT UNTUK MENENTUKAN INTERVAL WAKTU PENGGANTIAN KOMPONEN MESIN WIRECUT PADA PT ARISTO SATRIA MANDIRI INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112097 - Nindia Anecksi - CD.pdf Download (2MB) |
Abstract
PT Aristo Satria Mandiri Indonesia (PT ASMI) adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang komponen otomatif. Perusahaan ini memproduksi produk berdasarkan pesanan komsumen. Masalah yang dihadapi perusahaan adalah belum efektifnya sistem perawatan pada mesin wirecut. Hal ini disebabkan sistem perawatan yang digunakan perusahaan adalah menggunakan sistem corrective maintenance, dimana tindakan baru diambil setelah terjadinya suatu kerusakan mesin terjadi, serta routine maintenance yang dilakukan pekerja seperti membersihkan mesin, memberikan pelumas, dan lain-lain. Sistem yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan sistem preventive maintenance menggunakan model age replacement, dimana apabila terjadi kerusakan perusahaan dapat memperkirakan terjadinya kerusakan mesin berdasarkan data kerusakan di masa lalu. Langkah pertama perhitungan preventive maintenance adalah menentukan komponen kritis menggunakan diagram Pareto, dimana diketahui komponen yang terpilih adalah servopack, bs. sens cable, dan bearing. Kemudian menentukan waktu antar kerusakan dan waktu antar perbaikan dari komponen kritis yang dilanjutkan dengan menentukan nilai index of fit terhadap distribusi kerusakan, dimana nilai index of fit yang terbesarlah yang dipilih. Setelah itu, menentukan nilai estimasi parameter berdasarkan distribusi kerusakan yang dipilih karena masing-masing distribusi kerusakan memiliki nilai parameter yang berbeda-beda. Selanjutnya adalah menentukan nilai Mean Time To Failure (MTTF) dan Mean Time To Repair (MTTR), dimana nilai MTTF dan MTTR untuk komponen servopack adalah sebesar 271,77 dan 3,277, sedangkan nilai MTTF dan MTTR komponen bearing adalah sebesar 418,7 jam dan 2,839 jam. Komponen bs. sens cable tidak dihitung karena distribusi yang dipilih berdasarkan nilai index of fit terbesar adalah eksponensial, dimana eksponensial berada pada laju kerusakan konstan sehingga apabila dihitung tidak akan meningkatkan nilai keandalannya. Kemudian menentukan waktu penggantian pencegahan dengan menggunakan model age replacement pada komponen kritis dan didapatkan bahwa interval waktu optimal untuk melakukan pergantian pencegahan kerusakan adalah komponen servopack harus diganti setiap 209 jam sekali atau 32 hari. Komponen bearing harus diganti setiap 342 jam sekali atau 52 hari. Nilai keandalan setelah melakukan tindakan penggantian pencegahan untuk komponen servopack sebesar 81,28% dengan peningkatan sebesar 54,78% sedangkan komponen bearing sebesar 88,64% dengan peningkatan sebesar 63,50%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Corrective Maintenance, Routine Maintenance, Preventive Maintenance, Age Replacement |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 07:44 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2694 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
