Herawati, Della (2016) PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ROUGH-CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) DENGAN TEKNIK BILL OF LABOUR APPROACH (BOLA) PADA LINI PRODUKSI SUB FRAME LH K59 DI PT PAMINDO TIGA T. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112108 - Della Herawati - CD.pdf Download (2MB) |
Abstract
PT Pamindo Tiga T adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri otomotif dimana menghasilkan komponen-komponen otomotif seperti komponen otomotif kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, komponen alat berat dan komponen mesin tekstil. Produk yang dihasilkan antara lain Main Frame, Sub Frame,Fuel Tank, dll. Peningkatan produksi kendaraan roda dua membuat produksi PT Pamindo Tiga T juga terus meningkat. Salah satunya produksi Sub Frame LH K59, dimana Sub Frame LH K59 merupakan salah satu bagian dari rangka body kendaraan roda dua. Permasalahan yang terjadi di PT Pamindo Tiga T adalah adanya ketidakmampuan dalam memenuhi target produksi untuk memenuhi permintaan pada periode Januari s.d Maret 2016. Ketidakmampuan tersebut dikarenakan kapasitas yang dibutuhkan tidak mampu tercukupi oleh kapasitas yang dimiliki perusahaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan kapasitas produksi agar periode dan stasiun kerja yang mengalami kekurangan kapasitas dapat terpenuhi. Perencanaan kapasitas dilakukan dengan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dengan teknik Bill of Labor Approach (BOLA). Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menghitung kebutuhan kapasitas setiap stasiun kerja Sub Frame LH K59, diketahui bahwa periode Februari adalah periode yang mengalami kekurangan kapasitas produksi pada 3 stasiun kerja, yaitu stasiun kerja welding I, stasiun kerja welding II dan stasiun kerja inspection. Jumlah kekurangan kapasitas masingmasing stasiun berturut-turut adalah 6.038 unit/bulan, atau 6.978 unit/bulan dan 122.008 unit/bulan. Rencana produksi yang dilakukan adalah penambahan jam kerja lembur untuk masing-masing SK sebesar 6 jam/minggu/operator untuk SK welding I, 6,5 jam/minggu/operator untuk SK welding II dan 11 jam/minggu/operator/shift kerja untuk SK inspection . Dan setelah dilakukan penambahan jam kerja lembur, nilai efektivitas kapasitas semua SK kurang dari 1.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rough Cut Capacity Planning (RCCP), Bill of Labor Approach (BOLA), perencanaan kapasitas, efektivitas kapasitas. |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 06:46 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 06:46 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
