EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI SENYAWA HIDROKSIAPATIT DARI TULANG SAPI DENGAN METODE ALKALINE HIDROTERMAL

Edwart, Edwart and Sunoto, Sunoto (2016) EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI SENYAWA HIDROKSIAPATIT DARI TULANG SAPI DENGAN METODE ALKALINE HIDROTERMAL. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1512009 (Edward) & 1512070 (Sunoto) - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tulang Sapi di Indonesia cukup besar ketersediaannya dan dapat digunakan sebagai sumber hidroksiapatit (HA) dimana sangat berguna untuk aplikasi biomedik dan bersifat ekonomis dan ramah lingkungan, tulang mengandung 35% senyawa organik dan 65% senyawa anorganik (mineral Tulang). Hidroksiapatit (HA) adalah salah satu biomaterial yang merupakan komponen utama jaringan tulang dan gigi Terdapat beberapa metode untuk mengekstraksi hidroksiapatit dari tulang sapi. Hidroksiapatit bersifat biokompatibilitas, osteo konduksi, tidak toksik, tidak menyebabkan inflamasi dan tidak menyebabkan imunogenik tetapi juga bioaktif yang mampu membentuk senyawa kimia dengan jaringan hidup. Dalam penelitian ini, tulang sapi diekstraksi dengan menggunakan metode alkalin hidrotermal menggunakan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) 10% dan 20 % pada suhu 1210 C. Metode Alkalin Hidrotermal: Proses penghilangan Senyawa organik yang terdapat pada tulang dengan perlarut basa, dengan menggunakan suhu 1210 C serta bersifat alamiah.Tulang Kanselus dan korteks dapat mengalami deproteinasi dan penghilangan lemak dengan menggunakan larutan natrium hidroksida.Pada penelitian ini membandingkan antara korteks dan kanselus. Dalam proses ekstraksi didapat hidroksiapatit karbonat dengan rumus molekul Ca10 (PO4)6 (OH)2,6 kali pengambilan sampel rata-rata 80,421 gr diperoleh persentase hidroksiapatit sebesar 70,67%. Hasil karaterisasi menujukan Analisis kadar lemak menggunakan metode KJELDAHL menujukan bahwa hlangnyakadar lemak berturut–turut 8,54%,2,87 %, dan 0,31% dan kadar protein yang didapat HA kanselus sebesar 0,42%, pada HA korteks 0,34%,Karaterisasi Fourier Transform Infra Red (FTIR) menunjukkan terdapat gugus fosfat (PO4), karbonat (CO3), dan hidroksida (OH), serta karakterisasi Scanning Elektron Microscopy (SEM) diperoleh ukuran rentang pori hidroksiapatit pada HA kanselus sebesar 0,6 – 1,6 µm dan pada HA korteks sebesar 0,6-2,3 µm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ekstraksi, hidroksiapatit, alkalin hidrotermal, kanselus dan korteks.
Subjects: Teknik Kimia Polimer
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 04 Jun 2026 04:05
Last Modified: 04 Jun 2026 04:05
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2647

Actions (login required)

View Item View Item