PENERAPAN METODE DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE, CONTROL (DMAIC) GUNA MENURUNKAN TINGKAT CACAT PRODUK PIPE INTAKE N555R PADA PROSES CASTING DI PT XYZ

Hafshah, Halimatul (2018) PENERAPAN METODE DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE, CONTROL (DMAIC) GUNA MENURUNKAN TINGKAT CACAT PRODUK PIPE INTAKE N555R PADA PROSES CASTING DI PT XYZ. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1213020 - Halimatul Hafshah.pdf

Download (6MB)

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dan konstruksi. Bidang industri PT XYZ memiliki beberapa pabrik, diantaranya pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC). Ketiga pabrik tersebut menghasilkan produk otomotif maupun non otomotif. Salah satu produk otomotif yang dihasilkan pada plant casting di PT XYZ adalah Pipe Intake N555R. Produk ini merupakan sub komponen perakitan Intake Manifold pada mesin diesel truk model Y230, yang berfungsi untuk memasok udara ke silinder mesin diesel. Proses produksinya yaitu dengan proses pengecoran (casting) alumunium sebagai bahan baku utamanya. Masalah yang dialami perusahaan adalah persentase produk cacat yang dihasilkan masih tinggi yaitu sebesar 26%. Persentase ini masih melebihi standar yang ditetapkan perusahaan dimana standar perusahaan adalah 5%. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas produksi Pipe Intake N555R dengan mengurangi produk cacat yang dihasilkan menggunakan metode Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Hasil dengan menggunakan metode ini yaitu terdapat 3 jenis cacat produk Pipe Intake N555R pada proses casting yang terjadi saat penelitian. Cacat tersebut antara lain adalah keropos, misrun, dan kempot. Jenis cacat yang dominan adalah cacat keropos. Akar permasalahan cacat keropos yang didapat melalui analisis diagram fishbone antara lain yaitu setting temperatur di atas standar dan tidak adanya takaran modifier, tinggi saluran overflow terlalu rendah, cairan aluminium terkontaminasi gas hidrogen (H2), dan operastor tidak mengikuti SOP dalam bekerja. Langkah-langkah perbaikan yang dilakukan untuk mengurangi cacat keropos adalah mengatur suhu menjadi 770oC-780oC pada proses peleburan aluminium, membuat takaran modifier dengan isi sesuai kebutuhan, penutupan saluran overflow dengan scrap, melakukan proses degassing dan fluxing, dan melakukan briefing setiap sebelum melakukan kegiatan proses casting. Hasil dari perbaikan telah menunjukkan adanya penurunan DPMO dari 131.040 unit menjadi 54.440 unit, peningkatan level sigma dari 2,680 menjadi 3,196, dan menurunnya persentase cacat produk Pipe Intake pada proses casting dari 26,21% menjadi 10,88%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: DMAIC, Pipe Intake N555R, Casting, DPMO, Level Sigma.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 17 Apr 2026 04:02
Last Modified: 17 Apr 2026 04:02
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2212

Actions (login required)

View Item View Item