UPAYA PENURUNAN ANGKA RISIKO KECELAKAAN KERJA BERDASAEKAN KLAUSUL 4.3.1 OHSAS 18001:2007 MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT ASTANITA SUKSES APINDO

Ramadanita, Fani (2018) UPAYA PENURUNAN ANGKA RISIKO KECELAKAAN KERJA BERDASAEKAN KLAUSUL 4.3.1 OHSAS 18001:2007 MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT ASTANITA SUKSES APINDO. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1114014 - Fani Ramadanita - CD.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada era globalisasi, setiap perusahaan yang bersaing di dunia internasional harus memperhatikan segala aspek, termasuk masalah ketenagakerjaan yang salah satunya mensyaratkan adanya perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja bagi para tenaga kerja. Occupational Health and Safety Assement Series (OHSAS) merupakan suatu standar internasional mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Salah satu klausul dalam OHSAS yakni klausul 4.3.1 membahas mengenai risiko kecelakaan kerja. Tugas akhir ini membahas mengenai penurunan angka risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) yang berada pada PT Astanita Sukses Apindo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mengacu pada standar AS/NZS 4360:1999 dengan menggunakan analisis risiko semikuantitatif. Penilaian risiko dilakukan dengan perhitungan Mathematical Evaluation for Controlling Hazards rumusan dari William T. Fine, dimana nilai risiko didapatkan dari hasil perkalian antara faktor concequencess, expossure dan probability. Hasil dari identifikasi terdapat 87 potensi terjadinya risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Risk level penilaian risiko Pada bagian produksi memiliki 74 resiko yang terbagi atas 2 dapat diterima, 14 priority 3, 37 substantial, 9 priority 1 dan 12 very high. Sedangkan pada kantor/head office memiliki 13 resiko yang terbagi atas 5 dapat diterima, 4 priority 3, substantial sebanyak 1, 2 priority 1 dan 1 very high. Setelah dilakukannya pengendalian angka tersebut turun hingga pada bagian produksi 27 dapat diterima, 28 priority 3, 17 substantial, 2 priority 1. Sedangkan pada bagian kantor/head office memiliki resiko yang terbagi atas 8 dapat diterima dan 2 priority 3, dan substantial sebanyak 3. Pengendalian risiko menggunakan metode hirarki pengendalian (Hierarchy of control) yaitu terdiri dari pengendalian risiko dengan cara eliminasi, pengendalian risiko dengan cara substitusi, pengendalian risiko dengan cara rekayasa teknik, pengendalian risiko dengan cara pembenahan administrasi dan pengendalian risiko dengan pembenahan Alat Pelindung Diri (APD).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: HIRARC, Hierarchy of control, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, OHSAS 18001 Klausul 4.3.1
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 17 Apr 2026 03:46
Last Modified: 17 Apr 2026 03:46
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2211

Actions (login required)

View Item View Item