PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN METODE CAMPBELL, DUDEK AND SMITH (CDS) DAN NAWAZ, ENSCORE, AND HAM (NEH) PADA PLANT CASTING & MACHINING DI PT XYZ

Yulia, Fitri (2018) PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN METODE CAMPBELL, DUDEK AND SMITH (CDS) DAN NAWAZ, ENSCORE, AND HAM (NEH) PADA PLANT CASTING & MACHINING DI PT XYZ. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1213001 - Fitri Yulia.pdf

Download (7MB)

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang memiliki beberapa pabrik, diantaranya pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC). Salah satu Plant di pabrik PPC adalah Plant Casting & Machining dengan produksi komponen alumunium gravity casting. Penjadwalan produksi yang selama ini diterapkan oleh bagian Produksi dilakukan dengan perhitungan yang sederhana. Masalah yang dialami perusahaan adalah penyusunan urutan produksi yang kurang tepat sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan penyelesaian pesanan. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah menentukan urutan produksi yang memiliki nilai makespan minimum dengan metode Campbell, Dudek and Smith (CDS) dan metode Nawaz, Enscore and Ham (NEH) dengan aturan Shortest Processing Time (SPT) dan aturan Lowest Processing Time (LPT). Penjadwalan dengan metode perusahaan menghasilkan makespan sebesar 32.017,42 menit dengan urutan job 3-4-1-2-5-6. Penjadwalan usulan pertama yaitu dengan metode Campbell, Dudek and Smith (CDS) menghasilkan makespan terkecil sebesar 31.092,38 menit dengan urutan job 4-5-1-2-6-3 yang diperoleh dari iterasi k1, k2, k3 dan k4. Penjadwalan usulan kedua yaitu dengan metode Nawaz, Enscore and Ham (NEH) aturan Shortest Processing Time (SPT) menghasilkan makespan terkecil yaitu 28.491,53 menit dan mean flowtime 20.876,38 menit dengan urutan job 4-5-6-1-2-3, sedangkan dengan aturan Lowest Processing Time (LPT) menghasilkan makespan terkecil yaitu 28.491,53 menit dan mean flowtime 20.761,71 menit dengan urutan job 4-5-6-3-1-2. Jadi, metode penjadwalan yang paling optimal untuk diterapkan oleh PT XYZ adalah metode Nawaz, Enscore and Ham (NEH) dengan aturan Lowest Processing Time (LPT) karena dapat menghasilkan efisiensi makespan sebesar 11,01% dari metode yang diterapkan perusahaan dan memiliki nilai mean flowtime lebih kecil dari aturan Shortest Processing Time (SPT) dengan selisih waktu 114,67 menit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penjadwalan Produksi Aluminium Gravity Casting, Makespon, Campbell, Dudek and Smith (CDS), Nawaz, Enscore and Ham (NEH)
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 15 Apr 2026 01:39
Last Modified: 15 Apr 2026 01:39
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2158

Actions (login required)

View Item View Item