PENGENDALIAN PROSES COATING BOLTS M6X10 MENGGUNAKAN LOCTITE LT 202 UNTUK MEMPERBAIKI MUTU DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT STAHL ARBEIT

Sibarani, Erwin (2019) PENGENDALIAN PROSES COATING BOLTS M6X10 MENGGUNAKAN LOCTITE LT 202 UNTUK MEMPERBAIKI MUTU DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT STAHL ARBEIT. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1115029 - Erwin Sibarani 2019.pdf

Download (56MB)

Abstract

PT Stahl Arbeit merupakan salah satu supplier peralatan dan material untuk industri manufaktur serta coating bolts menggunakan Loctite di Indonesia. PT Stahl Arbeit melakukan coating bolts secara manual oleh operator atau menggunakan mesin Automatic Thread Coating Machine untuk elektronik dan otomotif. Proses coating bolts dilakukan pada divisi pre applied. Salah satu jenis cacat dominan yang terjadi pada bolts yaitu melewati batas toleransi atau tidak sesuai spesifikasi drawing yang dilakukan oleh operator sesuai ketetapan perusahaan. Pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kualitas coating bolts menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Pendekatan ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis cacat, cacat dominan, dan faktor penyebab kegagalan dari proses coating bolts (2) menentukan rencana upaya perbaikan untuk mengurangi kegagalan dari proses coating bolts (3) menghitung nilai kapabilitas proses serta RPN sebelum dan sesudah perbaikan. Objek pada penelitian ini yaitu bolts HSMS 6X10 CF KNURL UT 11.9 dengan cairan Loctite LT 202 berwarna hijau. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu beberapa sample bolts M6X10 dengan batas toleransi coating yang ditetapkan yaitu 3mm sampai 4mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) nilai indeks kapabilitas ukuran celah coating bolts M6X10 menghasilkan angka Cpk = 1,65 (2) nilai Cp sebesar 1,53 dan (3) nilai Risk Priority Number (RPN) sebelumnya sebesar 288 menjadi 200.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Cacat Dominan, Faktor Kegagalan Proses, Rencana Upaya Perbaikan, Kapabilitas Proses, Risk Priority Number (RPN), Failure Mode And Effect Analysis (FMEA).
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 11 Mar 2026 07:37
Last Modified: 11 Mar 2026 07:37
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1985

Actions (login required)

View Item View Item