PENURUNAN JUMLAH CACAT PART PANEL ROOF DALAM PROSES PENGIRIMAN EKSPOR DENGAN METODE DMAIC DI PT TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA

Nuraini, Ratna Yunita (2018) PENURUNAN JUMLAH CACAT PART PANEL ROOF DALAM PROSES PENGIRIMAN EKSPOR DENGAN METODE DMAIC DI PT TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1115001 - RATNA YUNITA NURAINI.pdf

Download (5MB)

Abstract

Kualitas produk kini menjadi salah satu faktor utama yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan agar mampu bersaing di pasar dunia. Salah satu cara yang dilakukan adalah mengurangi jumlah produk cacat dalam kegiatan proses produksi. Cara ini menjadi upaya perbaikan berkelanjutan yang selalu dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia perusahaan yang bergerak di bidang produksi mobil. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia memiliki 3 plant di Karawang dan 2 plant di Sunter dalam memproduksi produk-produknya. Salah satu yang diproses oleh plant Sunter 1 yaitu proses packaging yang output nya akan dikirim ke negara importer, dimana jumlah permintaan setiap bulannya cukup tinggi namun masih memiliki tingkat cacat yang banyak. Berdasarkan data produksi dan data cacat periode Januari-Februadi 2019, produksi packaging panel roof memiliki tingkat cacat sebesar 1%-3%. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia harus menurunkan tingkat cacat, agar dapat mencapai target perusahaan yaitu zero defect. Oleh karena itu, hasil Tugas Akhir ini melakukan penerapan perbaikan kualitas proses packaging dengan tujuan mengurangi jumlah produk cacat yang diakibatkan oleh proses packaging. Metode yang digunakan untuk mengurangi produk cacat akibat proses packaging adalah Six Sigma dengan metode DMAIC. Metode ini memiliki beberapa tahapan, yaitu define, measure, analyze, improve dan control. Jenis cacat yang paling banyak ditemukan pada proses packaging panel roof, yaitu cacat rust atau terjadinya karat pada permukaan part. Dengan menggunakan diagram sebab-akibat pada tahap analyze, cacat rust dapat diketahui akar permasalahannya. Tindakan perbaikan yang dilakukan berdasarkan 5W+1H adalah pengembangan rencana perbaikan pada tahap improve, yaitu dengan membuat SOP penyemprotan anti rust dan melakukan pengawasan terhadap operator yang sedang melakukan proses produksi packaging panel roof. Setelah dilakukannya improvement, hasil perbaikan menunjukkan adanya penurunan DPMO dari 33.500 unit menjadi 2.050 unit dengan penurunan sebesar 31.450 unit yang berarti adanya peningkatan level sigma dari 3,33 menjadi 4,37 dengan kenaikan level sigma sebesar 1,04.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kualitas, DMAIC, Diagram sebab-akibat, Packaging, Rust, DPMO, Level Sigma
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 11 Mar 2026 06:32
Last Modified: 11 Mar 2026 06:32
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1979

Actions (login required)

View Item View Item