Inggrid, Agatha (2018) Analisis Menetapkan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan Metode ACtivity Based Costing (ABC) Pada CV Vallens Seat Design. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
![]() |
Text
1714088 - Agatha Inggrid.pdf Download (15MB) |
Abstract
CV Vallen's Seat Design beralamat di Jalan Swantara V Nomor 46, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Perusahaan ini memproduksi jok sepeda motor. Produk ini dijual kepada pelanggan tetap yaitu PT TVS Motor Company Indonesia, PT Smart Motor Indonesia dan ekspor Thailand. Metode penentuan harga pokok produksi yang diterapkan oleh perusahaan masih menggunakan metode tradisional. Terdapat begitu banyak hal penting yang tidak bisa diinformasikan oleh sistem akuntansi biaya tradisional kepada manajemen. Hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap keuntungan yang akan dicapai oleh perusahaan. Sistem tersebut hanya memberikan laporan manajemen dengan menunjukan berapa biaya yang telah dikeluarkan dan untuk apa biaya itu dikeluarkan. Tetapi sistem itu tidak bisa memberikan informasi tentang faktor apa yang menimbulkan biaya tersebut. Activity Based Costing (ABC) merupakan penentuan biaya produksi berdasarkan aktivitas yang terjadi di perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, harga pokok produksi berdasarkan metode tradisional untuk Jok MbTech Cammaro adalah Rp 1.328.449.025,00 dan harga pokok per unit nya sebesar Rp 125.800,00 Sedangkan harga pokok produksi Jok MbTech Piccasso berdasarkan metode tradisional adalah Rp 1.498.182.475,00 dan harga pokok per unit nya sebesar Rp. 127.396,00. Perhitungan harga pokok produksi berdasarkan metode Activity Based Costing (ABC) untuk MbTech Cammaro adalah Rp 1.362.697.999,00 dan harga pokok per unit nya sebesar Rp 129.043,00. Sedangkan harga pokok produksi MbTech Piccasso berdasarkan metode Activity Based Costing (ABС) adalah Rp 1.463.933.501,00 dan harga pokok per unit nya sebesar Rp 124.484,00. Perhitungan laba kotor yang dihasilkan dari metode Activity Based Costing (ABC) sebesar Rp 543.863.579,00 lebih besar dibandingkan laba kotor untuk Traditional Costing yaitu sebesar Rp. 500.860.500,00 dengan mempunyai selisih sebesar Rp 43.003.079 dengan kenaikan sebesar 8%. Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing (ABC), Sistem Tradisional
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing (ABC), Sistem Tradisional |
Subjects: | Administrasi Bisnis Otomotif |
Depositing User: | Nur Halimah |
Date Deposited: | 27 Mar 2025 02:39 |
Last Modified: | 27 Mar 2025 02:39 |
URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |