Analisis Penetapan Harga Jual Dengan Menggunakan Metode Cost Plus Pricing Pada PT Bahana Unindo Teknik

Anggraini, Destiara (2018) Analisis Penetapan Harga Jual Dengan Menggunakan Metode Cost Plus Pricing Pada PT Bahana Unindo Teknik. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1714028 - DESTIARA ANGGRAINI.pdf

Download (19MB)

Abstract

PT Bahana Unindo Teknik awalnya bernama CV. Unindo Teknik yang berdiri pada tanggal 21 April 2009. Kemudian berganti nama menjadi PT. Bahana Unindo Teknik, yang diresmikan pada tanggal 11 Maret 2011. PT Bahana Unindo Teknik adalah perusahaaan manufaktur otomotif yang memproduksi Jig Welding dan Checking Fixture. Setiap perusahaan didirikan prinsipnya bertujuan untuk mendapatkan laba yang diperoleh dari kegiatan usaha. selama ini PT Bahana Unindo Teknik menetapkan harga jual terlalu rendah karena hanya memperhitungkan unsur biaya produksi dan tidak memasukan biaya non produksi kedalam harga jual sehingga laba yang di dapat bukan laba yang sebenarnya karena masih terdapat biaya yang belum diperhitungkan. Penelitian ini berjudul "Analisis Penentuan Harga Jual Dengan Metode Cost Plus Pricing Pada PT Bahana Unindo Teknik". Cost Plus Pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh. Dari hasil penelitian menunjukan harga jual Checking Fixture menurut perusahaan yaitu untuk tahun tahun 2015 Rp 5.600.000, tahun 2016 Rp 5.750.000, tahun 2017 Rp 5.300.000. dan harga jual Jig Welding tahun 2015 Rp 4.950.000, tahun 2016 Rp 5.150.000, tahun 2017 Rp 4.500.000. Dan setelah dilakukan perhitungan penetapan harga jual dengan menggunakan metode cost plus pricing dengan keuntungan yang diharapkan sebesar 35% maka harga jual Checking Fixture yaitu untuk tahun tahun 2015 Rp 6.110.000, tahun 2016 Rp 6.250.000, tahun 2017 Rp 5.900.000. dan harga jual Jig Welding untuk tahun 2015 Rp 5.430.000, tahun 2016 Rp5.650.000 ,tahun 2017 Rp5.100.000. jika perusahaan menggunakan metode penetapan harga jual menurut perusahaan maka perusahaan akan mengalami kelebihan pembayaran pajak terus menerus karena pengakuan beban yang terlalu kecil, sedangkan dengan menggunakan metode full costing perusahaan dapat menghemat pajak karena pembebanan dihitung secara keseluruhan, dan jika perusahaan menggunakan metode cost plus pricing dan full costing maka perusahaan akan mendapatkan laba yang lebih besar. Jadi perusahaan sebaiknya menggunakan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing dalam menghitung harga jual sehingga laba yang diperoleh akan lebih besar melihat harga jual dengan metode cost plus pricing masih dapat bersaing dengan produk sejenis dipasaran. Kata Kunci: Cost Plus Pricing, Full costing, Harga Jual Produk

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Cost Plus Pricing, Full costing, Harga Jual Produk
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif
Depositing User: Nur Halimah
Date Deposited: 26 Mar 2025 03:17
Last Modified: 26 Mar 2025 03:17
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/1196

Actions (login required)

View Item View Item