Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat Dengan Metode Six Sigma (DMAIC) Pada PT Mada Wikri Tunggal Plant 4

Fitri, Salsabila (2026) Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat Dengan Metode Six Sigma (DMAIC) Pada PT Mada Wikri Tunggal Plant 4. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1722058_Salsabila Fitri_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (207kB)
[img] Text
1722058_Salsabila Fitri_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
1722058_Salsabila Fitri_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
1722058_Salsabila Fitri_Dapus.pdf - Bibliography

Download (155kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengendalian kualitas pada PT Mada Wikri Tunggal Plant 4, yang ditunjukkan oleh nilai NG ratio tahun 2025 sebesar 3,30% atau 112.806 pcs produk cacat dari total produksi 3.528.086 pcs, melebihi standar toleransi NG Ratio perusahaan sebesar 2%. Permasalahan tersebut juga diikuti dengan claim customer tahun 2025 sebanyak 4.969 pcs, sehingga menunjukkan bahwa pengendalian kualitas belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kecacatan dominan, menganalisis faktor penyebab, serta memberikan usulan perbaikan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan explanatory sequential. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan Leader Produksi serta Koordinator Quality Control, sedangkan data sekunder berupa data produk cacat tahun 2025. Analisis dilakukan menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata DPMO sebesar 4.034 dengan nilai sigma rata-rata 4,15, yang menunjukkan bahwa proses produksi masih memerlukan perbaikan. Hasil peta kendali P juga menunjukkan bahwa proses belum sepenuhnya stabil secara statistik. Hasil diagram Pareto ditemukan defect dominan yakni defect short mold sebanyak 35.281 pcs atau 31% dari total defect. Berdasarkan Hasil analisis fishbone menunjukkan bahwa defect short mold dipengaruhi oleh faktor man berupa kurangnya pemahaman setter terhadap parameter setting, keterbatasan analisis tekanan dan flow speed material, serta ketelitian operator; faktor machine berupa back press yang tidak optimal, nozzle tersumbat gram, screw aus, dan suhu heater tidak stabil; faktor method berupa parameter setting yang tidak standar dan tidak adanya pengecekan cooling pada mold; faktor material berupa material terkontaminasi dan tidak melting sempurna; serta faktor measurement berupa tidak dilakukannya pengukuran suhu melting material secara rutin. Usulan perbaikan meliputi pelatihan setter dan operator, peningkatan preventive maintenance, pengecekan mesin dan cooling mold dengan check sheet, pengendalian setting parameter, serta pemeriksaan material sebelum digunakan. Kata kunci: Pengendalian kualitas, produk cacat, six sigma, DMAIC

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 08 Oct 2026 06:29
Last Modified: 08 Oct 2026 06:29
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2973

Actions (login required)

View Item View Item