Suwandaru, Anselmo Ziechle Bhima (2024) Pengedalian Kualitas Untuk Meminimasi Cacat Pada Produk Clip 60 Dengan Menggunakan Metode DMAIC Di PT Nusa Indah Jaya Utama. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1117067_Anselmo Ziechle Bhima Suwandaru_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (14kB) |
|
|
Text
1117067_Anselmo Ziechle Bhima Suwandaru_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
1117067_Anselmo Ziechle Bhima Suwandaru_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
|
|
Text
1117067_Anselmo Ziechle Bhima Suwandaru_Dapus.pdf - Bibliography Download (133kB) |
Abstract
Kualitas merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap proses produksi, sehingga proses dapat dikendalikan dengan tujuan meminimasi produk cacat dan menjaga agar produk yang dihasilkan memberikan standar kualitas dari perusahaan. Kualitas yang baik adalah kualitas yang mendekati sempurna sesuai yang diinginkan oleh konsumen. PT. Nusa Indah Jaya Utama merupakan perusahaan industri di bidang stamping dan manufacturing yang bergerak di bidang komponen otomotif, khususnya memproduksi berbagai produk kecil yang dibutuhkan kendaraan roda 2 dan roda 4 saat ini, masih terdapat produk dengan kualitas yang tidak baik (cacat). Salah satu pelanggan PT Nusa Indah Jaya Utama adalah PT Setia Guna Selaras (SGS), PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing (PT MKM). PT Nusa Indah Jaya Utama terdapat berbagai line diantaranya adalah line stamping, line portabel press (PP), line repair parts, line spot welding, line welding, line shearing, dan line coating dengan menggunakan metode DMAIC. Dari hasil pengumpulan data, diperoleh hasil temuan bahwa terdapat 2 jenis cacat pada produk Clip 60, yaitu jenis cacat karat dan cacat penyok yang mengalami tingkat kecacatan sebesar 288 unit. Setelah melakukan pengolahan data, dilakukan analisis dengan menggunakan Diagram Pareto untuk mengetahui seberapa besar persentase tingkat kecacatan pada produk, kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan peta kendali np untuk mengetahui seberapa banyak data tingkat kecacatan yang tidak terkendali dan berada di luar batas control. Selanjutnya dilakukan perhitungan nilai DPMO dan pengkorvesian ke nilai sigma untuk mengetahui seberapa besar defect yang terjadi dari satu juta kemungkinan yang ada, dan untuk mengetahui pada tingkat berapa proses tersebut berada. Setelah dilakukan penelitian bahwa nilai DPMO pada saat ini berada pada nilai 43.696 unit, artinya masih banyak jumlah cacat penyok untuk produk Clip 60 dan untuk Level Sigma berada pada level 3,20067, setelah tahap usulan perbaikan dengan menggunakan 5W+1H, melakukan standar perbaikan pada perusahaan, usulan penjadwalan dan pergantian mata pahat. Hasil akhir menunjukan nilai DPMO berada pada nilai 16.500 unit per satu juta kesempatan dan untuk level sigma berada pada level 3.638. Nilai DPMO tersebut menunjukan bahwa jumlah cacat yang dihasilkan sudah berkurang, sehingga terjadi peningkatan pada level sigma setelah dilakukan perbaikan pada proses Clip 60 dan mengurangi jumlah cacat dari 288 unit menjadi 144 unit pada 20 hari kerja. Kata Kunci : DMAIC, DPMO, Peta Kendali, Six Sigma, 5W+]]1H
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 01:07 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 01:07 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
