Febiansyah, Dimas (2026) Pengaruh Penambahan Maleic Anhydride Grafted Polypropylene terhadap Kuat Tarik dan Derajat Kristalinitas Polipropilena Kopolimer Impak selama Ekstrusi Multisiklus. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1522023_Dimas Febiansyah_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (623kB) |
|
|
Text
1522023_Dimas Febiansyah_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1522023_Dimas Febiansyah_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1522023_Dimas Febiansyah_Dapus.pdf - Bibliography Download (193kB) |
Abstract
Pada industri, penggunaan material yang diproses secara berulang masih banyak dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku dan mengurangi limbah produksi. Produk reject serta sisa runner, sprue, dan gate dipisahkan berdasarkan jenis material, kemudian diproses kembali menjadi produk baru. Namun, proses tersebut menimbulkan permasalahan berupa penurunan sifat mekanis dan termal akibat degradasi selama pemrosesan berulang, sehingga persentase produk reject dapat mencapai 10%. Oleh karena itu, ditambahkan stabilisator berupa antioksidan untuk melindungi material dan memperlambat proses degradasi, serta aditif modifier berupa maleic anhydride-grafted polypropylene (MAPP) untuk membantu memperbaiki penurunan sifat mekanis dan termal pada matriks polipropilena kopolimer impak (PP-KI). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan MAPP terhadap karakteristik mekanis dan termal PP-KI yang telah mengalami degradasi akibat ekstrusi multisiklus sebanyak 3 dan 5 siklus. Pengujian kuat tarik dilakukan sesuai standar ASTM D638, sedangkan karakteristik termal dianalisis menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan MAPP memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kuat tarik PP-KI. Pada sampel hasil ekstrusi 3 siklus, penambahan 2 wt% MAPP meningkatkan kuat tarik sebesar 30,75%, dari 17,63 ± 1,19 MPa menjadi 23,05 ± 0,38 MPa. Sebaliknya, penambahan 4 wt% MAPP menurunkan kuat tarik menjadi 19,51 ± 1,06 MPa, yang diduga disebabkan oleh distribusi MAPP yang kurang merata atau interaksi yang kurang optimal dengan matriks PP-KI. Hasil analisis DSC menunjukkan derajat kristalinitas tertinggi sebesar 57,92% pada sampel hasil ekstrusi 5 siklus dengan penambahan 2 wt% MAPP. Meskipun demikian, perubahan derajat kristalinitas tidak menunjukkan hubungan linear dengan perubahan kuat tarik. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan 2 wt% MAPP memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan kuat tarik PP-KI setelah mengalami ekstrusi multisiklus. Kata Kunci: Polipropilena kopolimer impak, maleic anhydride grafted polypropylene, kuat tarik, derajat kristalinitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknik Kimia Polimer |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:18 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
