Aina, Jisinia Qurrota (2026) Pengaruh Penambahan Serat Bambu Terhadap Kuat Impak Dan Sifat Termal Komposit Polipropilena Daur Ulang/Aluminum Oksida (Al2O3). Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1522006_Jisinia Qurrota Aina_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (67kB) |
|
|
Text
1522006_Jisinia Qurrota Aina_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1522006_Jisinia Qurrota Aina_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1522006_Jisinia Qurrota Aina_Dapus.pdf - Bibliography Download (197kB) |
Abstract
Polipropilena daur ulang (PPdu) merupakan material termoplastik yang berpotensi digunakan kembali sebagai alternatif material ramah lingkungan, namun mengalami penurunan sifat mekanik akibat degradasi rantai polimer selama proses daur ulang. Dalam mengatasi hasil tersebut, dilakukan penguatan material melalui pembentukan komposit menggunakan serat bambu sebagai penguat dan aluminium oksida (Al₂O₃) sebagai filler. Serat bambu dipilih karena bahan baku berkelanjutan dan potensi peningkatan sifat mekanik, sedangkan Al₂O₃ berfungsi meningkatkan sifat termal komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bambu terhadap kuat impak dan derajat kristalinitas komposit PPdu/Al₂O₃. Variasi penambahan serat bambu yang digunakan adalah 0%, 10%, 15%, dan 20% dengan komposisi Al₂O₃ konstan sebesar 5%. Pembuatan komposit dilakukan dengan metode hot press. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kuat impak menggunakan impact tester metode charpy berdasarkan standar ISO 179 dan pengujian kristalinitas menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) berdasarkan standar ASTM D3418. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat bambu mempengaruhi sifat mekanik dan termal komposit PPdu/Al₂O₃. Nilai kuat impak komposit tanpa serat adalah 10,61 ± 1,26 kJ/m², kemudian menurun pada penambahan 10% dan 15% serat menjadi masing-masing 8,53 ± 2,83 kJ/m² dan 8,15 ± 1,94 kJ/m². Namun, pada penambahan 20% serat bambu terjadi peningkatan signifikan hingga 19,50 ± 2,17 kJ/m². Hasil pengujian DSC menunjukkan perubahan sifat termal dengan nilai Tm antara 164,5–166°C, Tg berkisar antara -9,6 hingga -8,7°C, serta penurunan ΔHm dari 96,55 J/g menjadi 65,76 J/g pada komposisi 20% serat. Xc juga mengalami fluktuasi, yaitu 49,10% (0%), 44,77% (10%), 52,43% (15%), dan 42,36% (20%). Secara keseluruhan, variasi penambahan serat bambu berpengaruh terhadap sifat mekanik dan termal komposit PPdu/Al₂O₃. Kata kunci: Polipropilena daur ulang, serat bambu, aluminium oksida, kuat impak, kristalinitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknik Kimia Polimer |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:23 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:23 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2929 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
