Perancangan Alat Bantu Cross Line Laser Berbasis Pemanfaatan Limbah untuk Meminimasi Repair Mark Setting NG dengan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control pada Seksi General Sub Assy di PT ABC

Habibah, Assya Ummu (2026) Perancangan Alat Bantu Cross Line Laser Berbasis Pemanfaatan Limbah untuk Meminimasi Repair Mark Setting NG dengan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control pada Seksi General Sub Assy di PT ABC. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1122041_Assya Ummu Habibah_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (13kB)
[img] Text
1122041_Assya Ummu Habibah_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
1122041_Assya Ummu Habibah_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
1122041_Assya Ummu Habibah_Dapus.pdf - Bibliography

Download (215kB)

Abstract

PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan perakitan kendaraan roda dua yang menempatkan kualitas produk sebagai fokus utama dalam proses produksinya. Berdasarkan data repair next process seksi General Sub Assembly bulan Agustus 2025, ditemukan permasalahan kualitas berupa tingginya kasus Mark Setting Not Good (NG) sebanyak 92 kasus, dengan adanya peningkatan pada minggu ketiga dan keempat. Permasalahan ini menunjukkan adanya ketidaktepatan pada proses perakitan Steering Handle yang berdampak pada meningkatnya jumlah repair. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) sebagai kerangka sistematis dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebab, serta mengevaluasi kinerja proses. Berdasarkan hasil tahap analisis, metode Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadatch (TRIZ) digunakan pada tahap Improve untuk merancang solusi inovatif berupa alat bantu laser berbasis pemanfaatan limbah guna meningkatkan akurasi proses perakitan dan meminimalkan kesalahan operator saat proses produksi. Implementasi perbaikan tersebut diharapkan mampu meminimasi jumlah repair Mark Setting NG, serta menjaga konsistensi kualitas produk sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan. Hasil dari perancangan dan implementasi perbaikan menunjukkan adanya penurunan jumlah kasus yang terjadi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan nilai DPMO dan level sigma sebelum dan sesudah perbaikan. Sebelum dilakukan perbaikan, nilai DPMO tercatat sebesar 323 dengan level sigma 4,91. Setelah implementasi perbaikan dilakukan, nilai DPMO menurun menjadi 132 dengan level sigma meningkat menjadi 5,15. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode yang digunakan mampu serta menurunkan tingkat cacat pada proses perakitan dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas proses produksi perusahaan. Kata kunci: DMAIC, TRIZ, DPMO, Kualitas, Alat Bantu

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 19 Aug 2026 01:10
Last Modified: 19 Aug 2026 01:10
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2923

Actions (login required)

View Item View Item