Sintesis Biofoam Polyvinyl Alcohol/Polyethylene Glycol/Pati Sagu dengan Filler Serbuk Jerami Padi Menggunakan Metode Thermopressing

Febriyani, Anisa (2026) Sintesis Biofoam Polyvinyl Alcohol/Polyethylene Glycol/Pati Sagu dengan Filler Serbuk Jerami Padi Menggunakan Metode Thermopressing. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1522018_ Anisa Febriyani_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (283kB)
[img] Text
1522018_Anisa Febriyani_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
1522018_Anisa Febriyani_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text
1522018_Anisa Febriyani_Dapus.pdf - Bibliography

Download (254kB)

Abstract

Ketergantungan terhadap kemasan berbasis styrofoam menjadi permasalahan lingkungan karena sukar terurai dan berkontribusi terhadap akumulasi sampah plastik. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah dengan pembuatan biofoam berbasis pati sagu dengan penambahan polyvinyl alcohol (PVA) sebagai matriks, polyethylene glycol (PEG) sebagai plasticizer, magnesium stearate sebagai release agent serta, serbuk jerami padi hasil delignifikasi sebagai filler. Pati sagu dipilih karena memiliki kandungan amilopektin yang tinggi (71,16%), sehingga memiliki kemampuan mengembang (swelling) yang baik dan mendukung pembentukan struktur biofoam. Sementara itu, PVA dipilih karena memiliki kompatibilitas yang baik dengan pati sagu sehingga berpotensi meningkatkan kestabilan struktur pada biofoam. Serbuk jerami padi yang telah lolos 60 mesh kemudian didelignifikasi menggunakan larutan NaOH 10% pada suhu 100°C selama 2 jam untuk menurunkan kadar lignin sebelum diaplikasikan sebagai filler. Pembuatan biofoam dilakukan menggunakan metode thermopressing pada suhu 120°C selama 20 menit. Komposisi biofoam divariasikan melalui perubahan rasio antara pati sagu terhadap PVA dengan variasi kadar PVA 10% ; PVA 20%; PVA 30%; PVA 40%; PVA 50%, sedangkan untuk komposisi PEG, magnesium stearate, dan serbuk jerami dipertahankan konstan. Karakteristik biofoam kemudian dievaluasi melalui pengujian ketahanan air, biodegradasi, dan stabilitas termal menggunakan Thermogravimetric Analysis (TGA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi polyvinyl alcohol memengaruhi karakteristik biofoam yang dihasilkan. Komposisi dengan PVA 10% menghasilkan ketahanan air tertinggi 58,99% serta stabilitas termal terbaik dengan Tonset sebesar 291,43°C, Tmax sebesar 321,96°C. Selain dengan ketahanan air dan stabilitas termal komposisi PVA 10% juga memiliki nilai terbaik dalam pengujian biodegradasi setelah 10 hari dengan nilai sebesar 80,00%. Peningkatan konsentrasi PVA cenderung menurunkan ketahanan air dan kemampuan biodegradasi biofoam akibat meningkatnya kandungan polimer sintesis dalam matriks, sedangkan stabilitas termal dipengaruhi oleh interaksi antara pati sagu, PVA, magnesium stearate, serta filler serbuk jerami padi. Kata kunci : Polyvinyl alcohol, polyethylene glycol, pati sagu, biofoam, thermopressing

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Kimia Polimer
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 15 Aug 2026 02:35
Last Modified: 15 Aug 2026 02:35
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2914

Actions (login required)

View Item View Item