Aulia, Farell Cahya (2026) Implementasi Pendekatan DMAIC Untuk Mengintervensi Kasus Kecelakaan Kerja Dan Kualitas Produk Pada Stasiun Kerja Finishing Di PT Hasura Mitra Gemilang Plant Jatake. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1122038_Farell Cahya Aulia_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (15kB) |
|
|
Text
1122038_Farell Cahya Aulia_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1122038_Farell Cahya Aulia_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
|
|
Text
1122038_Farell Cahya Aulia_Dapus.pdf - Bibliography Download (151kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kecacatan produk PP Black serta potensi risiko keselamatan kerja pada proses finishing di PT Hasura. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya angka cacat kelebihan potong (over-cut) serta rendahnya standarisasi alat dan metode kerja manual yang berdampak pada tingginya potensi kecelakaan kerja bagi operator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Critical to Quality (CTQ), mengukur performa kualitas awal melalui nilai DPMO, Level Sigma, dan peta kendali (P-Chart), menganalisis akar penyebab masalah menggunakan Fishbone Diagram dan metode HIRARC, merancang serta mengimplementasikan usulan perbaikan berdasarkan hierarki pengendalian risiko, serta menerapkan sistem pengawasan dan audit berkelanjutan. Berdasarkan hasil pengukuran awal (measuring) pada bulan Juli hingga September 2025, jumlah cacat over-cut tercatat sebanyak 3.953 unit dengan nilai DPMO sebesar 1.278,21 (setara 4,52 Sigma) dan tingkat risiko awal HIRARC berada di angka 15 (kategori tinggi). Melalui analisis Fishbone, akar permasalahan bersumber dari faktor Manusia, Mesin, Material, dan Metode. Perbaikan (improvement) yang diimplementasikan meliputi modifikasi dan standardisasi sudut bilah cutter menjadi 25°, pengesahan SOP dan pembuatan Work Instruction (WI) baru, pemasangan poster K3, pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi K3, serta kewajiban penggunaan sarung tangan anti-potong (anti-cut glove). Hasil evaluasi pasca-perbaikan menunjukkan penurunan jumlah cacat over-cut menjadi 1.144 unit (turun sebesar 27,59%), perbaikan nilai DPMO menjadi 368,61 (peningkatan Level Sigma menjadi 4,88), serta penurunan tingkat risiko HIRARC menjadi 1 (kategori rendah). Evaluasi menggunakan peta kendali P-Chart periode Oktober hingga Desember 2025 menunjukkan bahwa proses produksi telah kembali stabil dan berada di dalam batas kendali statistik (in control). Keberhasilan perbaikan ini juga dikawal secara konsisten melalui sistem pengawasan berjenjang yang mencakup audit harian oleh leader, audit mingguan oleh HRD dan QMS, serta audit bulanan oleh HRD dan Section Head. Kata kunci: Defect, Diagram Fishbone, DMAIC, HIRARC, Hierarki Pengendalian Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lean Six Sigma, Root Cause Analysis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 09:54 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 09:54 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
