Implementasi Rancangan Rejection Gate Untuk Meminimalkan Persentase Cacat Pada Produk Bearing Dengan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) Di PT XYZ

Utami, Annisa (2026) Implementasi Rancangan Rejection Gate Untuk Meminimalkan Persentase Cacat Pada Produk Bearing Dengan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) Di PT XYZ. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1122009_Annisa Utami_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (75kB)
[img] Text
1122009_Annisa Utami_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
1122009_Annisa Utami_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
1122009_Annisa Utami_Dapus.pdf - Bibliography

Download (138kB)

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri otomotif dan memproduksi bearing. Salah satu permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah tingginya persentase cacat pada proses marking. Berdasarkan data historis periode Juni–Agustus 2025, persentase cacat marking mencapai 3,39%, melebihi batas maksimum yang ditetapkan perusahaan sebesar 3%, sehingga diperlukan upaya perbaikan untuk menurunkan persentase cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kualitas pada alur produksi bearing dan parameter kritis pada proses marking, menentukan nilai sigma dan kapabilitas proses sebelum perbaikan, menganalisis akar penyebab cacat beserta rencana perbaikannya, merancang perbaikan untuk meminimalkan persentase cacat, serta mengevaluasi hasil perbaikan berdasarkan nilai sigma, persentase cacat, dan kapabilitas proses. Penelitian ini menggunakan metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) sebagai metodologi peningkatan kualitas, sedangkan metode Need, Idea, Decision, Action (NIDA) digunakan pada tahap improve untuk merancang rejection gate. Analisis dilakukan menggunakan peta kendali P, perhitungan nilai sigma, serta diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sigma sebelum perbaikan berada pada level 3,33 sigma. Akar penyebab utama cacat marking salah posisi adalah tidak ada alat yang dapat mendeteksi dan mencegah bearing memasuki mesin marking, serta belum adanya Process Monitoring Checklist (PMC). Implementasi rejection gate yang terhubung dengan sensor berhasil menurunkan tingkat cacat dari 3,39% menjadi 2,62% serta meningkatkan nilai sigma dari 3,33 menjadi 3,44, sehingga persentase cacat mengalami penurunan. Kata kunci: Kualitas, DMAIC, NIDA, kapabilitas proses, nilai sigma

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:36
Last Modified: 11 Aug 2026 06:36
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2900

Actions (login required)

View Item View Item