Pengaruh Komposisi Gliserol-Sorbitol Sebagai Plasticizer Terhadap Biodegradabilitas, Ketahanan Air, dan Stabilitas Termal Bioplastik Berbasis Pati Kulit Singkong

Prameswari, Adwina Desto (2026) Pengaruh Komposisi Gliserol-Sorbitol Sebagai Plasticizer Terhadap Biodegradabilitas, Ketahanan Air, dan Stabilitas Termal Bioplastik Berbasis Pati Kulit Singkong. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1522024_Adwina Desto Prameswari_Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (29kB)
[img] Text
1522024_Adwina Desto Prameswari_TA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
1522024_Adwina Desto Prameswari_Turnitin.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
1522024_Adwina Desto Prameswari_Dapus.pdf - Bibliography

Download (288kB)

Abstract

Plastik banyak digunakan karena mudah dicari, murah, dan tahan lama, namun penggunaan plastik yang terus meningkat menyebabkan penumpukan sampah plastik. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan plastik yang berasal dari sumber terbarukan, yaitu bioplastik. Salah satu alternatif bahan baku bioplastik adalah pati kulit singkong. Pati kulit singkong dipilih karena melimpah sebagai limbah agroindustri di Indonesia namun, pemanfaatannya masih terbatas. Bioplastik pati kulit singkong memiliki keterbatasan yaitu, rapuh, kaku, dan sifat mekanik yang buruk. Penambahan plasticizer dapat meningkatkan fleksibilitas, mengurangi kerapuhan, dan menghasilkan film yang lebih lentur, elastis, dan tahan air. Jenis plasticizer yang umum digunakan adalah gliserol dan sorbitol. Gliserol menghasilkan film yang lebih fleksibel dan elastis, tetapi memiliki sifat hidrofilik. Sedangkan, sorbitol menghasilkan film dengan stabilitas termal baik, dan penyerapan air yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi gliserol-sorbitol sebagai plasticizer terhadap biodegradabilitas, ketahanan air, dan stabilitas termal bioplastik berbasis pati kulit singkong. Bioplastik dibuat menggunakan metode solvent casting dengan komposisi gliserol:sorbitol (%b/b), yaitu 0:30, 10:20, 20:10, dan 30:0. Karakterisasi meliputi biodegradabilitas, ketahanan air, dan stabilitas termal menggunakan Thermogravimetric Analysis (TGA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan komposisi gliserol dapat meningkatkan biodegradabilitas, tetapi menurunkan ketahanan air dan stabilitas termal, sedangkan peningkatan komposisi sorbitol dapat menghasilkan ketahanan air dan stabilitas termal yang lebih baik. Nilai biodegradabilitas tertinggi diperoleh pada komposisi 20:10 sebesar 54%, sedangkan nilai ketahanan air tertinggi pada komposisi 0:30 sebesar 63,2942%. Pengujian stabilitas termal menunjukkan nilai T10% tertinggi sebesar 235,21°C pada komposisi 10:20, nilai Tonset tertinggi sebesar 274,66°C pada komposisi 0:30, nilai Tendset tertinggi sebesar 327,66°C pada komposisi 20:10, dan nilai residu tertinggi pada komposisi 20:10 sebesar 16,4272%. Dengan demikian, kombinasi gliserol-sorbitol dengan komposisi sorbitol yang lebih dominan menghasilkan ketahanan air dan stabilitas termal yang baik. Kata kunci: Bioplastik, pati kulit singkong, gliserol, sorbitol, biodegradasi, ketahanan air, dan stabilitas termal

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Teknik Kimia Polimer
Depositing User: Unnamed user with username admin_perpus
Date Deposited: 11 Aug 2026 00:29
Last Modified: 11 Aug 2026 00:29
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2894

Actions (login required)

View Item View Item