Argan, Syahrial (2016) PERBAIKAN WAKTU SETUP MESIN EXTRUDER UNTUK MENINGKATKAN WAKTU EFEKTIF DI BAGIAN EXTRUDING MENGGUNAKAN SINGLE MINUTE EXCHANGE OF DIE (SMED) DI PT. BRIDGESTONE TIRE INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1111026 - Syahrial Argan - CD.pdf Download (3MB) |
Abstract
PT. Bridgestone Tire Indonesia merupakan perusahaan penghasil ban terkemuka. PT. Bridgestone Tire Indonesia memproduksi berbagai macam tipe ban, baik untuk kendaraan operasional pabrik maupun untuk kendaraan pribadi. PT. Bridgestone Tire Indonesia memiliki beberapa bagian, salah satunya bagian extruding. Bagian extruding mempunyai masalah yaitu memiliki waktu setup yang lebih dari harapan perusahaan sebesar 6% dari waktu tersedia untuk setiap melakukan setup. Waktu setup sebelum perbaikan saat ini seesar 6,2 % dari waktu tersedia. Bagian extruding memiliki 2 jenis setup, yaitu setup pergantian bahan baku dan setup pergantian die. Hal ini menyebabkan waktu efektif di bagian extruding kurang optimal. Metode yang digunakan adalah Single Minute Exchange Of Die (SMED). Metode SMED mengidentifikasi kegiatan setup yang dilakukan untuk mengetahui kegiatan apa saja yang dapat dilakukan pada saat mesin berjalan dan kegiatan yang dilakukan saat mesin berhenti. Metode SMED dipilih untuk mengidentifikasi masalah pada kegiatan setup pergantian bahan baku maupun pergantian die. Kegiatan setup sebelum perbaikan dilakukan pada saat mesin berhenti. Setup pergantian bahan baku memiliki 32 kegiatan dan pergantian die memiliki 23 kegiatan. Setelah perbaikan dengan metode SMED, setup pergantian bahan baku memiliki 25 kegiatan dan pergantian die 16 kegiatan. Jumlah kegiatan yang berkurang sebanyak 7 kegiatan untuk kedua jenis setup. Kegiatan yang berkurang dilakukan saat mesin berjalan. Waktu setup sebelum perbaikan untuk pergantian bahan baku sebesar 26,63 menit dan setelah perbaikan sebesar 22,34 menit, sedangkan waktu setup untuk pergantian die sebelum perbaikan sebesar 11,97 menit dan setelah perbaikan sebesar 7,23 menit. Waktu yang dihemat untuk setup pergantian bahan baku sebsar 4,29 menit dan pergantian die sebesar 4,74 menit. Untuk jumlah waktu setup perhari terlama sebelum perbaikan sebesar 118,5 menit dan setelah perbaikan sebesar 96,6 menit. Hal ini merupakan peningkatan waktu efektif terbesar dalam 10 hari pengamatan yaitu 9,09% dan waktu setup setelah perabaikan menjadi 5,2% dari waktu tersedia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Single Minute Exchange Of Die, Setup Pergantian, Efisiensi Waktu |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 02:40 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 02:40 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
