IMPLEMENTASI DMAIC DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS MOBIL APV PADA BAGIAN WELDING DI PT SUZUKI INDOMOBIL MOTOR

Oktaviani, Oktaviani (2016) IMPLEMENTASI DMAIC DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS MOBIL APV PADA BAGIAN WELDING DI PT SUZUKI INDOMOBIL MOTOR. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1111063 - Yoslia Marlen Hutabarat - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT Suzuki Indomobil Motor merupakan salah satu perusahaan otomotif yang memproduksi kendaraan roda empat (R4). Perusahaan ini beroperasi dalam dua kegiatan, yaitu membuat komponen dan juga merakitnya hingga menjadi sebuah unit mobil. Namun tidak dapat dihindari, dengan adanya jumlah cacat yang dihasilkan mengakibatkan besarnya biaya perbaikan yang harus dikeluarkan. Saat pelat diproduksi dari departemen pressing yang dilanjutkan ke welding mengakibatkan masih terdapat produk cacat atau tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, khususnya body mobil APV yang terdapat cacat penyok, benjol, gap NG, spatter, dansa dan spot tajam yang diakibatkan electroda dan Amper DC terlalu besar terhadap material yang tidak memenuhi spesifikasi. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis dan penentuan metode yang tepat untuk meminimalkan jumlah cacat yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam memecahkan masalah ini yaitu dengan metode DMAIC dimana dalam metode ini terdapat lima tahapan yaitu define dapat mengidentifikasi permasalahan dan dapat diketahui aliran proses dengan menggunakan diagram SIPOC. Tahap measure dapat diketahui enam jenis cacat yang menjadi kritis bagi kualitas/Critical To Quality (CTQ) suatu hal yang kritis mempengaruhi kualitas yaitu penyok, benjol, gap NG, spot tajam, dansa dan spatter, maka dengan analisis menggunakan diagram pareto dapat diketahui cacat penyok, gap NG dan benjol merupakan cacat yang paling dominan. Sehingga didapatkan nilai DPMO 19.068 unit dengan level sigma 3,574 sigma. Tahap analyze yang dilakukan adalah analisis penyebab kecacatan pada cacat penyok, gap NG dan benjol yang terjadi pada proses welding dan disebabkan oleh kurangnya perawatan pada mesin dan alat kerja, material yang dikirim dari supplier tidak sesuai dengan spesifikasi dan kerja operator yang tidak teliti. Sehingga pada tahap improve jenis cacat inilah yang dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode 5W+1H dan metode FMEA untuk menentukan tindakantindakan mengatasi permasalahan banyaknya cacat pada proses produksi body mobil APV. Dengan tindakan perbaikan yang sudah dilakukan, maka pada tahap control dilakukan perbaikan pada hasil-hasil peningkatan kualitas yang telah dilakukan, sehingga terjadi kenaikan level sigma sebesar 11,21%, dari yang sebelumnya 3,574 sigma menjadi 4,025 sigma dengan nilai DPMO 5.781 unit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: DMAIC, Diagram SIPOC, 5W+1H, DPMO, dan level sigma
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 10 Jun 2026 02:25
Last Modified: 10 Jun 2026 02:25
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2745

Actions (login required)

View Item View Item