PENERAPAN SISTEM JUNBIKI DAN SISTEM NURITSUKI UNTUK MENCAPAI JUST IN TIME DI LINI SUB ASSY HUB DAN BRAKE DRUM TOYOTA PADA PT MORITA TJOKRO GEARINDO

Rumpuspa, Rumpuspa (2016) PENERAPAN SISTEM JUNBIKI DAN SISTEM NURITSUKI UNTUK MENCAPAI JUST IN TIME DI LINI SUB ASSY HUB DAN BRAKE DRUM TOYOTA PADA PT MORITA TJOKRO GEARINDO. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112005 - Rumpuspa - CD.pdf

Download (5MB)

Abstract

PT Morita Tjokro Gearindo (PT MTG) merupakan perusahaan swasta nasional yang begerak dibidang usaha pembuatan komponen gears dan mechanical parts yang memproduksi berbagai tipe untuk motor, mobil, truk, generator ataupun traktor. Dalam memenuhi kebutuhan konsumen, salah satu indikator yang mempengaruhi ialah sistem pengiriman. Salah satu sistem pengiriman yang telah diterapkan di PT MTG yaitu sistem junbiki part OW0 Front dimana sistem pengiriman tersebut dalam pemesanannya menggunakan e-mail berdasarkan urutan produksi (heijunka pattern) dengan syarat waktu proses harus lebih besar dari waktu handling dan waktu delivery. Namun, sistem junbiki belum dapat berjalan dengan baik karena terdapat beberapa penyimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab penyimpangan dari sistem junbiki dan mendapatkan penyelesaiannya dengan menggunakan Program Decision Process Chart (PDPC). Waktu proses yang dibutuhkan dalam sistem junbiki sebesar 211,45 menit serta waktu handling dan waktu delivery sebesar 165,70 menit dengan rata-rata jumlah unit yang dikirimkan sebesar 150 unit. Dalam memenuhi sistem junbiki, konsumen akan mengirimkan Local Part Order Plan (LPOP) seminggu sebelum bulan produksi dilaksanakan. Sistem junbiki dalam pengirimannya menggunakan urutan (sequencing) berdasarkan junbiki part delivery yang dikirimkan per harinya sehingga dalam memproduksi part OW0 Front harus mengikuti pola heijunka yang sesuai dengan Work On Sheet (WOS) junbiki dan disusun oleh bagian PPIC. Kendala yang dihadapi oleh PT MTG dalam menerapkan sistem junbiki ialah adanya operator yang kurang terampil dan packing yang tidak sesuai standar. Berdasarkan PDPC, rencana penanggulangan dari penyimpangan sistem junbiki ialah dengan cara menerapkan jadwal yang fleksibel, menambah pengawasan yang ketat dari kepala bagian, dan menambah jumlah tenaga kerja di bagian packing yang sebelumnya satu orang menjadi dua orang. Setelah sistem junbiki dapat berjalan dengan baik, maka dapat diusulkan sistem nuritsuki dengan tujuan untuk meminimasi waktu pengiriman dari 465 menit menjadi 328 menit sehingga waktu yang dapat diminimasi sebesar 137 menit dengan menggunakan alat angkut pihak ketiga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sistem Junbiki, Heijunka, Program Decision Process Chart (PDPC) Local Part Order Plan (LPOP), Work On Sheet (WOS), dan Sistem Nuritsuki
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 10 Jun 2026 01:50
Last Modified: 10 Jun 2026 01:50
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2741

Actions (login required)

View Item View Item