USULAN PERBAIKAN KUALITAS KOMPONEN PART RUDDER PESAWAT CN-235 DENGAN METODE DMAIC PADA PROSES BONDING COMPOSITE DI PT DIRGANTARA INDONESIA

Ferdiansyah, Defri (2016) USULAN PERBAIKAN KUALITAS KOMPONEN PART RUDDER PESAWAT CN-235 DENGAN METODE DMAIC PADA PROSES BONDING COMPOSITE DI PT DIRGANTARA INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112017 - Defri Ferdiansyah - CD.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan industri di Indonesia saat ini sudah mengalami transformasi dari berbagai sisi, hal tersebut dibuktikan dengan adanya peremajaan mesin-mesin konvensional menjadi mesin yang kaya akan teknologi serta meminimalkan keterlibatan pekerja dalam kegiatan produksi. Seiring dengan perkembanagan dan transformasi tersebut, tentu menyebabkan ketatnya persaingan antar perusahaan. PT Dirgantara Indonesia sebagai satu-satunya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan job order yang bergerak di bidang Industri Pesawat Terbang di Indonesia, dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan permintaan pesawat terbang dan hal-hal yang menyangkut kedirgantaraan khususnya kebutuhan dalam negeri. PT DIRGANTARA INDONESIA sering kali dihadapkan pada kondisi adanya produk yang mengalami kegagalan atau produk cacat. Banyaknya produk cacat dari produk radder ini menyebabkan kualitas dari proses ini kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor penyebab cacat produk dan memperbaikinya, untuk mengatasi hal tersebut digunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analize, Improve, Control) yang kemudian menggunakan diagram sebab akibat untuk menganalisis dari faktor tersebut. Hasil yang diproses penyebab cacat pada radder yaitu butsu,spot NG, penyok, dan benjol. Jumlah cacat terbesar yaitu cacat butsu hal ini disebabkan oleh faktor manusia, mesin, material, lingkungan, dan metode. Jenis cacat yang akan dianalisis penyebabnya adalah cacat butsu dan spot NG karena merupakan cacat kumulatif terbesar, dengan mengatasi masalah sebesar 54,2% diharapkan akan mengakomodir 45,8% masalah lainnya. Nilai DPMO yang didapaat sebesar 75.022 unit sedangkan nilai sigma yang didapat sebesar 2,931. Usulan perbaikan yang didapat yaitu perusahaan hendaknya memberikan pelatihan terhadap operator baru atau lama minimal 6 bulan sekali, melakukan pengawasan terhadap operator yang lalai saat bekerja, ditambahkan tenaga kerja quality control agar disetiap proses ada pengecekan, dibuatkan SOP kerja, dan melakukan proses pengovenan sesuai standar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: DMAIC, Six Sigma, DPMO, Dirgantara Indonesia, Pesawat CN- 235. Rudder.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jun 2026 08:16
Last Modified: 09 Jun 2026 08:16
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2734

Actions (login required)

View Item View Item