Sihotang, Irin Yosepha (2016) ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN CURING DI PT BRIDGESTONE TIRE INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112042 - Irin Yosepha - CD.pdf Download (3MB) |
Abstract
Konsep manajemen pemeliharaan praktis diperlukan oleh seluruh perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur. Kebutuhan untuk mempertahankan kondisi mesin produksi dalam performa terbaiknya merupakan logika yang harus dipahami demi kelancaran proses produksi. Meningkatnya jumlah kapasitas produksi hendaknya dibandingkan pula dengan kesiapan sumber daya, dalam hal ini mesin-mesin produksi yang dimiliki. Jumlah kerusakan yang semakin banyak, frekuensi kerusakan yang semakin sering adalah indikasi bahwa performa mesin tersebut sudah mulai turun dan berpotensi menjadi rusak fatal. Metode Overall Equipmens Effectiveness (OEE) merupakan suatu metode pengukuran tingkat efektivitas pemakaian suatu mesin/ peralatan dengan menghitung ketersediaan mesin, performansi, dan kualitas produk yang dihasikan. Perhitungan six big losses dilakukan untuk mengetahui kerugian yang mengakibatkan rendahnya nilai OEE. Penelitian dilakukan pada mesin curing dan data yang diambil adalah bulan Januari sampai dengan Desember 2015, diperoleh nilai ketersediaan (availability) 95,22%, performansi (performance efficiency) 84,27% dan kualitas produk (rate of quality products) 87,72%. Penggolongan six big losses dibagi menjadi 6 bagian yaitu equipment failure loss, set up and adjustment loss, idling minor stoppages, reduced speed loss, rework loss, dan scrap/yield loss. Untuk mengetahui dua nilai six big losses terbesar maka dilakukan perhitungan menggunakan diagram pareto, diketahui nilai six big losses terbesar yaitu berupa reduced speed loss sebesar 77.643,65 menit, dan rework loss sebesar 50.691,96 menit. Untuk meningkatkan nilai OEE dan mengurangi nilai six big losses maka dibutuhkan analisis dengan menggunakan Diagram Sebab Akibat pada perbaikan man, machine, material, method dan environment. Kemudian pada tahap perbaikan dengan menggunakan 5W-1H untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, maka diharapkan dapat meningkatkan nilai OEE pada mesin curing di PT Bridgestone Tire Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | OEE, Six Big Losses, diagram fishbone, 5W-1H. |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 06:59 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 06:59 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
