PENENTUAN INTERVAL WAKTU PREVENTIVE REPLACEMENT PADA KOMPONEN KRITIS MESIN BENDING DI PT NGK BUSI INDONESIA

Apriyanti, Putri (2016) PENENTUAN INTERVAL WAKTU PREVENTIVE REPLACEMENT PADA KOMPONEN KRITIS MESIN BENDING DI PT NGK BUSI INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112054 - Putri Apriyanti - CD.pdf

Download (3MB)

Abstract

Sebuah pabrik atau manufaktur selalu menginginkan target produksi yang direncanakan dapat terpenuhi dengan baik, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah masalah perawatan (maintenance) fasilitas produksi. Fasilitas produksi disini adalah kinerja mesin agar dapat berjalan dengan baik. PT NGK Busi Indonesia merupakan perusahaan industri dibidang otomotif, memproduksi dan menjual suku cadang kendaraan yang berkaitan dengan mesin-mesin pembakaran yaitu spark plug (busi). Sistem penggantian komponen mesin yang diterapkan pada perusahaan ini masih corrective (komponen diganti bila terjadi kerusakan), menyebabkan pemberhentian mesin secara tiba-tiba, sehingga proses produksi terhambat, jumlah produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diharapkan, dan adanya sumber daya yang menggangur disebabkan karena terjadinya kerusakan mesin. Selama periode Januari-Juni 2016 mesin Bending 4 menjadi mesin kritis karena memiliki waktu kerusakan tertinggi dibandingkan mesin Bending lainnya. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini dilakukan penentuan waktu interval Preventive Replacement, dimana penggantian dilakukan sebelum terjadinya kerusakan diharapkan dapat meningkatkan volume produksi, produk yang diterima konsumen tidak mengalami keterlambatan, dan dapat meningkatkan kelancaran proses produksi. Metode yang digunakan adalah Age Replacement yaitu menentukan interval penggantian pencegahan berdasarkan umur optimal komponen. Komponen yang diamati dalam penelitian ini adalah komponen pillow, gap knife, dan pressing cope yang terpilih menjadi komponen kritis. Dari hasil pengolahan dan analisis data diperoleh ratarata waktu kerusakan atau Mean Time Between Failure (MTBF) komponen pillow 486,04824 jam dengan kehandalan 50%, gap knife 298,37640 jam dengan kehandalan 37,985%, dan pressing cope 608,49004 jam dengan kehandalan 48,929%. Sedangkan interval waktu penggantian pencegahan komponen pillow tp=400 jam, gap knife tp=205 jam, dan pressing cope tp=473 jam. Hasil yang didapat sudah cukup optimal karena peggantian pencegahan dilakukan sebelum rata-rata waktu kerusakan terjadi pada setiap komponen. Setelah dilakukan tindakan penggantian pencegahan pada titik tp, maka peluang kehandalan komponen akan meningkat ke titik 1 atau 100%. Diharapkan dengan meningkatnya nilai kehandalan ini akan dapat berpengaruh terhadap mesin yang menjalankan proses produksi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Preventive Replacement, Age Replacement, Komponen Kritis, MTBF, Kehandalan.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jun 2026 04:57
Last Modified: 09 Jun 2026 04:57
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2714

Actions (login required)

View Item View Item