EVALUASI PEMASOK BAHAN BAKU BESI DAN PLAT PADA PT TIRTA SUMBER MAKMUR (WATTECH) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Permatasari, Neng Gita (2016) EVALUASI PEMASOK BAHAN BAKU BESI DAN PLAT PADA PT TIRTA SUMBER MAKMUR (WATTECH) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP). Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112068 - Neng Gita Permatasari - CD.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pemilihan keputusan adalah cara yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan cara pemilihan keputusan, salah satunya adalah pemilihan pemasok terbaik pada suatu perusahaan. Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam proses pemilihan keputusan diantaranya Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam memecahkan permasalahan yang bersifat multikriteria, seperti dalam SPK penentuan atau evaluasi pemasok terbaik perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode AHP dalam menentukan pemasok terbaik untuk bahan baku plat dan besi pada PT Tirta Sumber Makmur. Dalam penentuan pemasok terbaik, ada beberapa kriteria yang menjadi dasar pengambilan keputusan kualitas bahan baku, harga nahan baku, pelayanan, dan pengiriman. Kualitas yang berarti sangat penting untuk setiap perusahaan karena akan meghasilkan produk yang berkualitas pula. Harga, dengan harga yang bersaing saat ini diharapkan setiap pemasok dapat memberikan penawaran tebaik sebanding dengan kualitas yang diberikan. Pelayanan yang baik juga sangat penting demi menjaga kenyamanan dalam bekerja sama satu antar lain sehingga hubungan kerjasama dapat berjalan selama mungkin. Pengiriman, dengan sistem pengiriman yang baik dan tepat waktu akan menjadi salah satu pertimbangan oleh perusahaan karena dengan itu tidak akan menggangu jalannya proses produksi. Adapun hasil akhir dalam penelitian ini adalah hasil prioritas evaluasi pemasok mana yang memiliki nilai tertinggi terhadap semua kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data diperoleh bahwa kriteria kualitas mendapatkan bobot tertinggi dengan bobot 0,3301 dan kriteria pengiriman mendapatkan bobot 0,3193 disusul dengan kriteria pelayanan pada bobot 0,2381 lalu yang mendapatkan poin paling rendah adalah harga dengan bobot 0,1124. Untuk kriteria kualitas peringkat tertinggi adalah PT Fujii Ironwoks dengan bobot nilai 0,4999, diikuti PT Tri Mitra Berkah Engineering dengan nilai 0,2801, kemudian PT Suyasana dengan bobot nilai 0,1692. Dari kriteria harga peringkat tertinggi adalah PT Fujii Ironworks dengan bobot nilai 0,5833, kemudian dilanjutkan PT Tri Mitra Berkah Engineering dengan bobot nilai 0,2956, dan dilanjutkan PT Suryasana dengan bobot nilai 01555. Untuk kriteria pelayanan urutan tertinggi adalah PT Fujii Ironworks dengan bobot nilai 0,6112, dilanjutkan PT Tri Mitra Berkah dengan bobot nilai 0,2523, dan kemudian PT Suryasana dengan bobot nilai 0,2003. Dari segi kriteria pengiriman yang menjadi peringkat tertinggi yaitu PT Fujii Ironworks dengan bobot nilai 0,5293, kemudian dilanjutkan PT Tri Mitra diurutan kedua dengan bobot nilai 0,2879, dan yang diurutan terakhir PT Suryasana dengan bobot nilai 0,2123.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), Pengambilan Keputusan, Pemasok, Kriteria, Subkriteria, Alternatif
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jun 2026 03:40
Last Modified: 09 Jun 2026 03:40
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2706

Actions (login required)

View Item View Item