Hanifa, Hanny (2016) PENGGUNAAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) UNTUK MERENCANAKAN KAPASITAS PRODUKSI BAN RADIAL TIPE NA05 DI PT BRIDGESTONE TIRE INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112071 - Hanny Hanifa - CD.pdf Download (3MB) |
Abstract
PT Bridgestone Tire Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur dibidang pembuatan ban. Permasalahan yang terjadi pada PT Bridgestone Tire Indonesia yaitu kapasitas produksi yang telah disediakan oleh perusahaan tidak dapat mencukupi kapasitas produksi yang dibutuhkan sehingga adanya target produksi tidak tercapai sebanyak 992 unit/bulan dengan jumlah permintaan sebanyak 7.520 unit/bulan pada bulan Januari tahun 2016. Oleh karena itu, permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan kapasitas produksi yang tersedia dengan kapasitas produksi yang dibutuhkan dengan menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) agar perusahaan dapat memproduksi sesuai dengan target produksi yang telah direncanakan. Teknik yang digunakan dalam metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) adalah Bill of Labor Approach (BOLA). Efisiensi telah ditentukan oleh perusahaan sebesar 92%. Dari ke dua teknik tersebut menghasilkan dua stasiun kerja yang mengalami kekurangan kapasitas yaitu stasiun kerja Banbury dan Building. Kapasitas produksi yang tersedia untuk stasiun kerja Banbury dan Building adalah sebesar 45.904,320 menit/bulan. Kapasitas produksi yang dibutuhkan menggunakan teknik Bill of Labor Approach (BOLA) untuk stasiun kerja Banbury sebanyak 52.867,852 menit/bulan dan stasiun kerja Building sebanyak 52.511,220 menit/bulan. Stasiun kerja Banbury mengalami kekurangan kapasitas yaitu 6.963,532 menit/bulan dan jumlah kekurangan produk yang dihasilkan yaitu 992 unit/bulan. Sedangkan untuk stasiun kerja Building kekurangan kapasitas produksi sebanyak 6.606,900 menit/bulan dan jumlah kekurangan produk yang dihasilkan 946 unit/bulan, maka usulan perbaikan yang dilakukan dengan menambahkan operator yang mengalami kekurangan kapasitas dengan cara memindahkan dua operator dari stasiun kerja Inspection ke stasiun kerja Banbury dan stasiun kerja Building, dan menghasilkan kapasitas produksi dengan jumlah unit yang dapat dihasilkan sebanyak 9.797 unit/bulan serta adanya kenaikan efisiensi kapasitas produksi sebesar 23,24%, sehingga target produksi dapat tercapai.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rough Cut Capacity Planning, Bill of Labor Approach. |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 03:12 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
