RANCANGAN PENJADWALAN PRODUKSI PADA BAGIAN LINI CAM SHAFT MENGGUNAKAN METODE DRUM BUFFER ROPE DI PT MITSUBISHI KRAMA YUDHA MOTORS AND MANUFACTURING

Susanti, Fitri Budi (2016) RANCANGAN PENJADWALAN PRODUKSI PADA BAGIAN LINI CAM SHAFT MENGGUNAKAN METODE DRUM BUFFER ROPE DI PT MITSUBISHI KRAMA YUDHA MOTORS AND MANUFACTURING. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112086 - Fitri Budi Susanto - CD.pdf

Download (1MB)

Abstract

PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur, salah satu produk utama yang diproduksi adalah cam shaft. Permasalahan yang saat ini dihadapi oleh perusahaan yaitu tidak tercapainya target produksi yang telah direncanakan. Hal tersebut disebabkan oleh besarnya waktu proses pada stasiun kerja yang tidak sebanding dengan kapasitas yang tersedia dan mengakibatkan terjadinya stasiun kerja bottleneck dan aliran produksi terhambat. Salah satu proses produksi yang terdapat di PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing yaitu cam shaft. Pada lini cam shaft ini terdapat 4 stasiun kerja. Akibat dari tidak tercapainya target produksi tersebut, maka untuk menyelesaikan masalah tersebut diusulkan dengan pendekatan Theory of Constraint (TOC) berdasarkan metode Drum Buffer Rope (DBR) untuk menyusun penjadwalan produksi dengan menitikberatkan stasiun kerja yang yang dianggap sebagai kendala. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui bahwa pada lini cam shaft terdapat stasiun kerja bottleneck yang terdapat pada stasiun kerja II dan stasiun kerja III.Kedua stasiun kerja bottleneck tersebut diberikan buffer time yang bertujuan untuk melindungi sistem produksi terhadap gangguan yang mungkin terjadi. Buffer time untuk stasiun kerja bottleneck pada SK II yaitu sebesar 0,13 jam atau 468 detik. Sedangkan untuk stasiun kerja bottleneck pada SK III sebesar 0,21 jam atau 756 detik. Berdasarkan kondisi tersebut digunakan aturan penjadwalan maju (forward scheduling) yaitu penjadwalan dengan pola heijunka. Sedangkan penjadwalan mundur (backward scheduling) yaitu menggunakan kanban sebagai aliran informasi untuk pengiriman part ke lini cam shaft agar tidak terlambat untuk pengirimannya.Penambahan jam kerja (over time) sebanyak 16 hari pada masing-masing 2 jam penambahan jam kerja pada hari senin-jumat untuk mengatasi waktu proses yang melebihi jam kerja tersedia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Theory of Constraint (TOC), Penjadwalan Produksi, Drum Buffer Rope
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:49
Last Modified: 09 Jun 2026 01:49
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2699

Actions (login required)

View Item View Item