Alawiyah, Zaidah (2016) PENERAPAN METODE DMAIC UNTUK MENURUNKAN JUMLAH CACAT DAN BIAYA KUALITAS PADA PROSES CASTING DI PT SURYA TOTO INDONESIA, Tbk. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112092 - Zaidah Alawiyah - CD.pdf Download (1MB) |
Abstract
PT Surya Toto Indonesia (PT STI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan peralatan rumah tangga, salah satu produk yang dihasilkan yaitu body kran S11308N. Dalam menjalankan kegiatan produksi, masih terdapat produk cacat yang dihasilkan oleh proses-proses produksinya. Produk cacat tersebut dapat merugikan perusahaan dan perusahaan akan mengeluarkan biaya-biaya kualitas atas produk cacat tersebut, sehingga upaya peningkatan kualitas proses perlu dilakukan. Peningkatan kualitas yang baik adalah dengan menerapkan metode perbaikan berkesinambungan dan salah satunya adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control). DMAIC memiliki siklus yang berulang dan tahapan yang lebih terstruktur, oleh karena itu mampu meningkatkan kualitas proses dan dapat menurunkan jumlah produk cacat yang dihasilkan proses produksi. Untuk mengetahui perbandingan kinerja proses dari segi nilai DPMO, tingkat sigma serta % COPQ terhadap nilai penjualan sebelum dan setelah implementasi. Data yang digunakan adalah data cacat yang terjadi bulan Januari hingga Februari 2016. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pada tahap define dapat ditentukan proses yang menjadi fokus penelitian yaitu proses casting, karena proses tersebut sering menghasilkan produk cacat dan perusahaan langsung memfokuskan pengamat pada proses tersebut. Pada tahap measure dapat ditentukan jenis cacat yang terjadi pada proses casting yaitu cacat hole, kizu, ware, hike, dan gomi. Jenis cacat yang menjadi fokus perbaikan adalah jenis cacat yang dominan yaitu cacat hike. Tindakan perbaikan yang dilakukan adalah memberikan pelatihan kerja pada operator baru, melakukan pembersihan mesin secara rutin sebelum melakukan proses produksi, menambahkan sirkulasi udara pada area produksi, dan memperbaharui instruksi kerja. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis diperoleh nilai hasil DPMO sebelum perbaikan sebesar 13.778 unit dan setelah perbaikan sebesar 6.040 unit, tingkat sigma sebelum perbaiakan sebesar 3,703 dan setelah perbaikan sebesar 4,009, serta COPQ terhadap nilai penjualan sebelum perbaikan sebesar 33,00% dan setelah perbaiakan sebesar 15,18%. Persentase COPQ terhadap nilai penjualan menurun, penurunannya sebesar 17,82%. Sehingga peningkatan pada PT STI dinyatakan berhasil akan tetapi masih perlu peningkatan kualitas kembali agar mencapai level 6 sigma.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Six Sigma, DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control), Proses Casting, Analisis Diagram Pareto, Diagram Sebab-Akibat, Analisis 5W+1H, COPQ |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 08:02 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 08:02 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2696 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
