PERBAIKAN EFISIENSI LINI BERDASARKAN KEBUTUHAN JUMLAH TENAGA KERJA DENGAN TABEL STANDAR KERJA KOMBINASI TIPE 2 PADA ROTOR FINISHING LINE 3 DI PT TOYOTA DENSO AUTOMOTIVE COMPRESSOR INDONESIA

Andani, Roro Ayu (2016) PERBAIKAN EFISIENSI LINI BERDASARKAN KEBUTUHAN JUMLAH TENAGA KERJA DENGAN TABEL STANDAR KERJA KOMBINASI TIPE 2 PADA ROTOR FINISHING LINE 3 DI PT TOYOTA DENSO AUTOMOTIVE COMPRESSOR INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112095 - Roro Ayu Andani - CD.pdf

Download (9MB)

Abstract

PT Toyota Denso Automotive Compressor Indonesia menerapkan sistem produksi tepat waktu untuk menghilangkan pemborosan yang tersembunyi dalam perusahaan melalui aktivitas perbaikan dengan mencegah ketidaklancaran aliran proses produksi yang akan berpengaruh terhadap tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Pada rotor finishing di line 3 terdapat permasalahan seperti pengalokasian beban kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja yang belum optimal sehingga ada pekerjaan yang mampu diselesaikan lebih singkat dan ada pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih lama, yang mengakibatkan timbulnya waktu menganggur (idle time) operator pada stasiun kerja tertentu. Hal tersebut menyebabkan efisiensi rendah dan perlu dilakukan analisis dengan memetakan rotor finishing line 3 tersebut dengan menggunakan tabel standar kerja kombinasi tipe 2. Untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu dilakukan pengujian data, menghitung waktu siklus rata-rata, menghitung presentase kaju haikin dan nilai kaju haikin, menghitung takt time dan menghitung efisiensi lini, balance delay serta waktu menggangur (idle time) sebelum dan sesudah perbaikan, mencari jumlah kebutuhan tenaga kerja serta melakukan realokasi elemen kerja agar pembebanan kerja lebih merata pada setiap operator.Penelitian ini menghasilkan tingkat efisiensi lini awal sebesar 60,46%, setelah perbaikan berubah menjadi 80,56%(selisih 20,10%), dan balance delay awal sebesar 39,53%, setelah perbaikan sebesar 19,43% (selisih 20,10%), serta idle time awal 99,62 detik setelah perbaikan 32,56 detik (selisih 67,06 detik), dan jumlah produksi awal tipe ROTOR S/A YAA dan ROTOR S/A EFC sebesar 9634 unit dan 13.514 unit produk, setelah perbaikan sebesar 25.000 dan 24.359 unit produk (selisih 15.366 dan 10.845 unit produk). Pada kondisi awal terdapat 6 orang tenaga kerja, setelah dilakukan perbaikan di dapat aktual tenaga kerja sebanyak 4 orang tenaga kerja, sehingga berkurang 2 tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tabel Standar Kerja Kombinasi Tipe 2, Metode Kaju Haikin, Takt Time, Realokasi Tenaga Kerja, Efisiensi Lini, Balance Delay, Idle Time.
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 08 Jun 2026 07:54
Last Modified: 08 Jun 2026 07:54
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2695

Actions (login required)

View Item View Item