PERBAIKAN KUALITAS PROSES PLATING PART DISC BRAKE CMF1N57 DENGAN PENERAPAN METODE SIX SIGMA DI PT AKEBONO BRAKE ASTRA INDONESIA

Ariyani, Dwi Retno (2016) PERBAIKAN KUALITAS PROSES PLATING PART DISC BRAKE CMF1N57 DENGAN PENERAPAN METODE SIX SIGMA DI PT AKEBONO BRAKE ASTRA INDONESIA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112102 - Dwi Retno Ariyani - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT Akebono Brake Astra Indonesia merupakan perusahaan yang memproduksi komponen otomotif berupa Disc Brake dengan berbagai tipe. Disc Brake merupakan suatu alat yang berfungsi menghasilkan gaya gesek untuk mengurangi dan menghentikan kecepatan kendaraan sesuai keinginan, serta sebagai sebagai penahan kendaraan saat berhenti. Semakin ketatnya persaingan antar perusahaan, mengakibatkan adanya tuntutan konsumen terhadap kualitas pada produk disc brake di PT Akebono Brake Astra Indonesia yang semakin tinggi.Maka bagian yang diteliti pada tugas akhir ini adalah produk cacat yang sering terjadi pada part disc brake khususnya tipe CMF1N57 yaitu cacat Carbon, cacat Tetes, cacat Burning dan cacat Gelembung. Untuk dapat memenuhi keinginan konsumen serta mencegah dan mengeliminasi kegagalan, perusahaan harus melakukan perbaikan dan menerapkan program peningkatan kualitas yang dapat meminimalkan tingkat kegagalan. Salah satu program peningkatan dan pengendalian kualitas adalah dengan menerapkan metode Six Sigma. Data yang digunakan adalah data cacat yang dihasilkan selama satu bulan yaitu antara 07 Maret – 21 April 2016. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada proses plating part Disc Brake CMF1N57, presentase cacat yang diperoleh melebihi target yang diperbolehkan perusahaan, yaitu sebesar 8%. Dari hasil perhitungan nilai DPMO dan level sigma sebelum perbaikan, diperoleh sebesar 33.485 dan 3,3319. Untuk nilai RPN didapat peringkat tertinggi untuk jenis kegagalan yaitu cacat Carbon sebesar 432. Untuk mengupayakan perbaikan kualitas disusun rencana perbaikan menggunakan metode 5W+1H untuk manusia, metode dan lingkungan. Perbaikan untuk meminimalisasi jumlah kecacatan yaitu dengan meningkatkan program kedisiplinan serta pengawasan terhadap karyawan, menjaga kebersihan pada tempat kerja, peralatan kerja dan alat pelindung diri yang digunakan, serta merencanakan ulang jadwal yang untuk perbaikan terutama mengenai jadwal titrasi dan pengurasan tangki. Setelah implementasi perbaikan, nilai DPMO dan level sigma diperoleh sebesar 16.500 dan 3,6321, sedangkan nilai RPN tertinggi turun menjadi 384.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Failure Mode and Effect Analysis, RPN
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 08 Jun 2026 07:22
Last Modified: 08 Jun 2026 07:22
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2692

Actions (login required)

View Item View Item