PERBAIKAN KUALITAS PROSES DIVISI PAINTING ACUMULATOR PUTIH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DMAIC DI PT KURNIA MANUNGGAL SEJAHTERA

Satria, Tyas Aldi (2016) PERBAIKAN KUALITAS PROSES DIVISI PAINTING ACUMULATOR PUTIH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DMAIC DI PT KURNIA MANUNGGAL SEJAHTERA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1112111 - Tyas Aldi Satria - CD.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT Kurnia Manunggal Sejahtera merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam proses pembuatan produk komponen otomotif dan elektronik, terutama pembuatan acumulator pompa air. Semakin ketatnya persaingan antar perusahaan, mengakibatkan adanya tuntutan konsumen terhadap kualitas pada produk acumulator di PT Kurnia Manunggal Sejahtera yang semakin tinggi. Total permintaan rata-rata tiap bulan untuk produk acumulator adalah 64.500 unit. PT Kurnia Manunggal Sejahtera menetapkan hanya 4% saja jumlah maksimum cacat yang dapat terima, namun rata-rata cacat pada divisi painting masih mencapai 10% tiap bulannya. Jenis acumulator yang di produksi oleh PT Kurnia Manunggal Sejahtera ada tiga macam yaitu acumulator putih lokal, acumulator biru lokal dan acumulator biru ekspor. Acumulator putih lokal memiliki presentase cacat terbesar yaitu 42,98%, dimana pada tipe acumulator ini memiliki lima jenis cacat yaitu cacat cat meler dengan presentase cacat 41,7%, cacat cat tipis dengan presentase cacat 37,3%, cacat baret dengan presentase cacat 7,6%, cacat dekok dengan presentase cacat 7,6% dan cacat minyak dengan presentase cacat 5,8%. Untuk mengurangi cacat tersebut digunakan metode perbaikan kualitas , yaitu Six sigma dengan menggunakan pendekatan DMAIC dan diperoleh nilai DPMO sebelum perbaikan sebesar 37.656 dengan level sigma sebesar 3,2771. Setelah diperoleh nilai sigma, tahap selanjutnya adalah menganalisis penyebab-penyebab terjadinya cacat dengan menggunakan diagram fishbone dan FMEA sebagai alat unntuk menentukan penyebab cacat yang prioritas. Bedasarkan analisis FMEA, faktor manusia memiliki nilai RPN 240 dan faktor metode memiliki nilai RPN sebesar 336 untuk cacat cat meler. Sedangkan untuk cacat cat tipis nilai RPN tertinggi pada faktor material dan mesin yaitu sebesar 200. Dengan demikian, usulan tindakan perbaikan dilakukan pada faktor manusia dan metode yang menyebabkan cacat menjadi meler dan pada cacat cat tipis faktor mesin dan material menjadi fokus dalam perbaikan painting acumulator putih lokal . Setelah beberapa usulan perbaikan diimplementasikan nilai DPMO PT Kurnia Manunggal Sejahtera menurun yaitu menjadi 15.909 dan nilai sigma menjadi 3,6357.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Kualitas, Six Sima, Failure Mode and Effect Analysis, RPN
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 08 Jun 2026 06:25
Last Modified: 08 Jun 2026 06:25
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2686

Actions (login required)

View Item View Item