Gibran, Athaya Farrel (2025) Analisis Pengaruh Parameter Pressure Injection Terhadap Weldline Defect Dengan Simulasi Mold Flow Pada Part Cap Coolant. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
2921032_Athaya Farrel Gibran_Abstrak.pdf - Accepted Version Download (102kB) |
|
|
Text
2921032_Athaya Farrel Gibran_TA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
2921032_Athaya Farrel Gibran_Turnitin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
|
|
Text
2921032_Athaya Farrel Gibran_Dapus.pdf - Bibliography Download (115kB) |
Abstract
Weldline defect merupakan salah satu jenis cacat yang umum terjadi pada proses injection molding, yang muncul saat dua aliran plastik cair bertemu tetapi tidak menyatu sempurna. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kekuatan mekanik dan kualitas visual produk, khususnya pada komponen otomotif seperti tutup radiator (cap coolant) yang memerlukan ketahanan dan presisi tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi injection pressure dan holding time terhadap kualitas produk, dengan fokus pada pembentukan weldline. Rumusan masalah penelitian mencakup: bagaimana simulasi Autodesk Moldflow Adviser dan metode Taguchi dapat digunakan untuk menentukan kombinasi injection pressure dan holding time yang optimal, serta bagaimana pengaruh variasi injection pressure terhadap fill time, cycle time, quality prediction, dan visualisasi weldline.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter proses terbaik menggunakan simulasi Autodesk Moldflow Adviser 2024 dan pendekatan Taguchi (SN Ratio – Smaller is Better), sehingga diperoleh kombinasi parameter yang mampu meningkatkan kualitas produk. Tahapan penelitian dimulai dari pembuatan desain CAD produk, perancangan runner dan gate berdasarkan rumus teoretis, penetapan parameter proses (injection pressure 120–140 MPa; holding time 3–5 detik), hingga simulasi Moldflow untuk memperoleh data fill time, cycle time, quality prediction, dan visualisasi weldline. Pengolahan data dilakukan dengan metode Taguchi untuk menentukan holding time optimal, sedangkan pemilihan injection pressure terbaik dianalisis secara kualitatif berdasarkan hasil visualisasi weldline, distribusi tekanan, dan area cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa injection pressure 140 MPa dan holding time 3 detik merupakan kombinasi optimal. Kombinasi ini memberikan distribusi weldline paling merata dengan sudut pertemuan terendah (84,84°), quality prediction tertinggi (76.4%), serta fill time dan cycle time yang tetap efisien. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa simulasi Moldflow, didukung metode Taguchi, efektif membantu menentukan parameter proses injection molding secara optimal tanpa uji coba fisik, serta dapat menjadi referensi untuk industri plastik dalam meminimalkan weldline defect secara lebih hemat waktu dan biaya. Kata Kunci: Injection molding, Weldline Defect, Pressure Injection, Mold Flow
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Teknologi Rekayasa Otomotif |
| Depositing User: | Unnamed user with username admin_perpus |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 03:59 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 03:59 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2683 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
