Mawarti, Mustika (2016) ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN PENERAPAN MODEL ALTMAN (Z-SCORE) DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA CV. NEKA TOYS. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1712067 - Mustika Mawarti.pdf Download (4MB) |
Abstract
CV. Neka Toys adalah perusahaan yang memproduksi Alat Peraga Edukatif (APE) yang terbuat dari limbah kayu. Selama ini, permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah pencatatan laporan keuangan yang masih sangat sederhana yakni tidak dalam sistem akuntansi. Sehingga perusahaan tidak mengetahui kondisi keuangan perusahaan selama ini sudah dapat dikatakan baik, sedanga atau buruk serta apakah mengalami potensi kebangkrutan nantinya. Maka dari itu untuk dapat mengetahui kondisi kesehatan keuangan perusahaan, perlu dilakukan analisis keuangan perusahaan. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pertama menganalisis rasio-rasio keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas. Kedua dengan menganalisis potensi kebangkrutan menggunakan model Altman (Z-Score). Penilaian kinerja dilakukan dengan metode pembandingan rasio dengan analisis time series, cross section, dan overall. Berdasarkan analisis time series, hasil analisis rasio keuangan dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini mampu melunasi semua kewajiban jangka pendeknya seperti terlihat pada rasio lancar sebesar 16,02 kali, rasio cepat sebesar 15,93 kali dan rasio kas sebesar 15,79 kali. Jadi jika dinilai dari likuiditasnya kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Pada analisis rasio aktivitas dapat dikatakan baik yaitu perputaran piutang naik dari 53,36 kali (2011) menjadi 67,54 kali (2015), rata-rata periode pengumpulan piutang mengalami penurunan disetiap tahunnya dari 7 hari (2011) turun menjadi 5 hari (2015). Perputaran persediaan naik dari 39,62 kali (2011) ke 49,10 kali (2015), perputaran aktiva tetap naik dari 1,48 kali (2011) menjadi 3,54 kali (2015), perputaran total aktiva menurun dari 0,87 kali (2011) menjadi 0,53 kali (2015). Jadi jika dinilai dari aktivitas kinerja perusahaan dalam kondisi cukup baik. Pada analisis rasio solvabilitas dapat dikatakan baik yakni, pada rasio hutang terhadap total aktiva sebesar 5,32% dan rasio hutang terhadap modal sebesar 5,61%. Sehingga jika dinilai dari solvabilitasnya kinerja perusahaan dalam kondisi baik, itu artinya perusahaan mampu melunasi semua kewajibannya, Sedangkan pada rasio profitabilitas yaitu GPM meningkat 55,38%, OPM meningkat menjadi 47,67%, NPM meningkat 47,20%, ROI menurun 24,79%, ROE menurun 26,18%. Sehingga jika dinilai dari profitablitas kinerja perusahaan dalam kondisi kuranf baik atau rata-rata. Berdasarkan analisis Z-score diketahui bahwa kondisi keuangan perusahaan sehat karena memiliki nilai meningkat dan lebih besar dari 2,90 disetiap tahunnya yakni 6,24 (2011) naik menjadi 10,14 (2015).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Analisis Z-score |
| Subjects: | Administrasi Bisnis Otomotif > Manajemen Bisnis Industri |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 02:18 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 02:18 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
