ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KERAJINAN KUJANG PARO PADA PO. PANEUPAAN KUJANG PAJAJARAN BOGOR JAWA BARAT

Tayoga, Erwin (2016) ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KERAJINAN KUJANG PARO PADA PO. PANEUPAAN KUJANG PAJAJARAN BOGOR JAWA BARAT. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1712001 - Erwin Tayoga - CD.pdf

Download (1MB)

Abstract

PO. Paneupaan Kujang Pajajaran beridiri pada tahun 1995 dan terletak di Jln. Parungbanteng RT.004 RW.001 Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Jawa Barat. Pendiri usaha ini adalah bapak Wahyu Affandi Suradinata BSc. Usaha ini memproduksi kerajinan kujang paro yang merupakan replika senjata tradisional asli bangsa sunda.Kendala utama yang dihadapi usaha ini adalah pengembangan usaha yang terlihat stagnan atau berjalan ditempat, yang selama ini secara kenyataan perusahaan memiliki prosfek yang bagus untuk melakukan pengembangan dalam usahanya. Oleh karena itu, perlu adanya suatu analisa mengenai kelayakan usaha pada bisnis kerajinan kujang paro yang ada pada PO. Paneupaan Kujang Pajajaran. Namun sebelum melakukan kegiatan analisa terhadap perusahaan PO. Paneupaan Kujang Pajajaran perlu diteliti terlebih dahulu bagaimanakah posisi produk perusahaan dipasaran dan strategi apa yang harus diterapkan oleh perusahaan serta apakah segala bentuk biaya usaha dalam perusahaan ini layak dilanjutkan atau tidak. Sehingga perlu dilakukan studi terlebih dahulu untuk mengetahui kelayakan terhadap biaya-biaya usaha yang ada pada perusahaan tersebut, yang mana ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran berdasarkan anlisis strategi SWOT dan aspek keuangan berdasarkan perhitungan Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR) serta analisis Break Event Point (BEP) pada tahun 2011. Dari hasil analisis strategi SWOT pada aspek pasar dan pemasaran menunjukkan posisi produk perusahaan berada pada kuadran III tahun 2011 dengan titik koordinat S – W =-0,04 dan O – T = 0,56 sehingga perusahaan perlu melakukan strategi TurnAround pada perusahaannya, dan pada aspek keuangan berdasarkan kriteria penilaian investasi adalah Payback Period (PP) sebesar 0,99 tahun atau (9 bulan 9 hari) lebih singkat dari jangka waktu yang diinginkan, Net Present Value (NPV) diperoleh dalam angka positif sebesar Rp.70.268.260, Profitability Index (PI) dengan nilai 1,86 (>1), Internal Rate of Return (IRR) sebesar 70% lebih besar dari modal biaya (discount factor) sebesar 50% serta berdasarkan analisis titik impas atau Break Event Point (BEP) diperoleh rencana penjualan (Q unit) 800 > BEP (Q unit) sebesar 137.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: SWOT, Payback Period, Net Present Value, Profitability Index, Internal Rate Of Return dan Break Event Point
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif > Manajemen Bisnis Industri
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 25 May 2026 07:55
Last Modified: 25 May 2026 07:55
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2569

Actions (login required)

View Item View Item