Ansor, Amar Fadillah Ibnu (2016) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU YANG EKONOMIS UNTUK MENEKAN BIAYA MANAJEMEN PERSEDIAAN PADA CV. SIMUINDO. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1712093 - Amar Fadlilah Ibnu Ansor - CD.pdf Download (1MB) |
Abstract
CV.Sismuindo merupakan perusahaan yang memproduksi keripik dengan merek dagang cantir yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kurangnya pengetahuan mengenai manajemen persediaan ini membuat biaya manajemen persedian menjadi besar, dikarenakan frekuensi pemesanan bahan baku yang terlalu sering yaitu sebanyak 48 kali dalam satu tahun, yang mengakibatkan biaya manajemen persediaan menjadi meningkat. Adapun tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk menganalsis persediaan bahan baku dengan metode Economic Order Quantity, menghitung jumlah pemesan yang ekonomis, menekan biaya manajemen persediaan agar lebih hemat, mencari tahu persediaan pengaman, persediaan maksimum, dan titik pemesanan kembali. Dari analisis yang telah dilakukan untuk tahun 2011 didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 2.285,80 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali, dan total biaya manajemen persediaan sebesar Rp 1.855.268 sedangkan biaya manajemen persediaan yang telah dikeluarkan perusaahaan sebesar Rp 4.937.417. Terbukti dengan menggunakan metode Economic Order Quantity biaya manajemen persediaan bisa ditekan sebesar Rp 3.082.149,untuk tahun 2012 didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 2.351,49kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali, dan total biaya manajemen persediaan sebesar Rp 2.106.402, sedangkan biaya manajemen persediaan yang telah dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 5.443.364. terjadi penghematan sebesar Rp 3.426.962. untuk tahun 2013 didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 2.331,37 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali, dan total biaya manajemen persediaan sebesar Rp 2.219.465, sedangkan biaya manajemen persediaan yang telah dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 5.746.480. terjadi penghematan sebesar Rp 3.527.015. untuk tahun 2014 didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 2.326,04 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali, dan total biaya manajemen persediaan sebesar Rp 2.523.752, sedangkan biaya manajemen persediaan yang telah dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 6.312.897 terjadi penghematan sebesar Rp 3.789.145, dan untuk tahun 2015 didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 2.595,98 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali, dan total biaya manajemen persediaan sebesar Rp 2.680.348 sedangkan biaya manajemen persediaan yang telah dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 7.034.344 terjadi penghematan sebesar Rp 4.353.996. jadi saran yang dapat penulis sampaikan adalah dalam menerapkan metode Economic Order Quantity perusahaan akan mengurangi frekuensi pemesanan bahan baku, dan bahan baku yang dipesan dalam jumlah yang ekonomis, sehingga biaya manajemen persedian menjadi lebih hemat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jumlah Pemesanan Ekonomis, Penghematan Biaya Manajemen Persediaan, Titik Pemesan Kembali, Persediaan Maksimum, Persediaan Pengaman |
| Subjects: | Administrasi Bisnis Otomotif > Manajemen Bisnis Industri |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 22 May 2026 07:45 |
| Last Modified: | 22 May 2026 07:45 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2556 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
