Anggraeni, Tiara Citra (2016) ANALISIS BIAYA DENGAN LABA MENGGUNAKAN METODE BREAK EVEN POINT PADA CV.BETA PERSADA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1711081 - Tiara Citra Anggraeni - CD.pdf Download (1MB) |
Abstract
Perusahaan CV.BETA PERSADA adalah perusahaan yang memproduksi shampo mobil yang bertujuan juga untung mendapatkan keuntungan. Namun tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan dari tahun ke tahun tidak stabil karena dipengarugi oleh ketidak stabilan produk. Maka dari itu manajemen perusahaan harus bisa merencanakan biaya dan volume produksi setiap tahunnya agar dapat diketahui tingkat minimal penjualan yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian. Untuk mengetahui biaya, volume,laba yang didapat oleh CV.Beta Persada dengan mengunakan Analisis Break Event Point tujuannya agar mendapatkan titik impas atau titik pulang pokok yang menunjukan tingka minimum agar tidak mengalami kerugian. Metode yang digunakan adalah metode BEP mencari dalam bentuk rupiah dan unit, margin of safety dan peramalan untuk tahun 2016. Agar tidak mengalami kerugian pada kondisi dimana Pendapatan (Total Revenue, TR) = Biaya (Total Cost, TC). Sementara Biaya (Total Cost, TC) adalah jumlah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi, baik biaya tetap (Total Fixed Cost ,TFC), maupun biaya yang berubah, atau biaya variabel (Total Variable Cost, TVC) maka TC=TFC + TVC. Dengan menganalisis total biaya yang terdapat dalam produksitas tersebut. Hasil pengklasifikasian biaya tetap dan biaya variabel CV Beta Persada pada tahun 2015 menghasilkan biaya total (TC) sebesar Rp.398.379.009 dengan biaya tetap sebesar Rp.154.458.951 dan biaya variabel sebesar Rp.243.920.058. Perusahaan mendapat titik impas sebesar 4.715,6 unit dengan rupiah sebesar Rp.212.201.163,4 dan margin of safety sebesar 76.32% atau sebesar Rp.684.132.480 dari rencana penjualan sebesar Rp896.400.000 Menghitung laba yang diharapkan oleh perusahaan pada tahun 2016 unuk mendapakan keuntungan yang direncanakan sebesarRp.150.000.000 dan dengan kenaikan 20% pada harga jual, unit, biaya tetap dan biaya variabel. Perusahaan mendapat titik impas sebesar 10.238 unit dengan rupiah sebesar Rp.460.716.697,4 dan margin of safety sebesar 57.16% atau sebesar Rp.614.858.688 dari rencana penjualan sebesar Rp.1.075.680.000.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biaya tetap dan biaya variabel, laba, Break Even Point |
| Subjects: | Administrasi Bisnis Otomotif > Manajemen Bisnis Industri |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:39 |
| Last Modified: | 21 May 2026 06:39 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
