Nurjanah, Nabilla (2017) IMPLEMENTASI REDESAIN MESIN UNTUK PEMBUATAN DOJO SPOT WELDING DALAM MENINGKATKAN SKILL KARYAWAN PADA LINE CUTTING TUBE DI PT INTI GANDA PERDANA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1113044 - Nabilla Nurjanah - CD.pdf Download (3MB) |
Abstract
PT Inti Ganda Perdana merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif dengan produk utamanya Rear Axle dan Propeller Shaft. Permintaan PT IGP meningkat, menyebabkan perubahan pada jam kerja karyawan dari dua menjadi tiga shift. Penambahan shift menjadikan target produksi terpenuhi namun skill karyawan yang menurun. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan dan skill karyawan yang belum siap dalam menghadapi kondisi saat ini. Untuk memperbaiki masalah tersebut, PT IGP mempunyai program yang di naungi oleh Departement Learning Center yaitu mengadakan tempat pelatihan yang disebut dojo. Dojo digunakan sebagai tempat pelatihan karyawan lama maupun baru, dojo yang dibuat salah satunya adalah dojo spot welding. Spot welding merupakan salah satu area pada line cutting tube yang memerlukan simulasi dikarenakan spot welding masih manual yang dioperasikan oleh satu operator dan butuh banyak pengetahuan dan peningkatan skill. Dalam pembuatan dojo spot welding, rangka yang digunakan yaitu dengan memakai mesin bekas dengan kondisi 20% masih dapat digunakan. Oleh sebab itu, kebutuhan apa saja yang digunakan harus diperhatikan seperti bagian-bagian mesin dan standar part yang diperlukan dalam melengkapi mesin bekas tersebut. Bagian-bagian mesin maupun alat yang digunakan harus didesain dengan cara meredesain mesin untuk dapat membuat dojo spot welding ini. Dojo diklasifikasikan menjadi tiga yaitu dojo standardized work, fundamental skill dan abnormality. Dojo standardized work berisi tentang standarisasi kerja seperti intruksi kerja, QCS dan lembar cek standar sedangkan dojo fundamental skill dikhususkan untuk peningkatan skill misalnya dalam kegiatan pergantian TIP elektroda maupun aktivitas dandori jig clamp. Dojo abnormality yaitu berkaitan tentang keselamatan kerja seperti penggunaan alat APD dan pelatihan penanganan disaat kondisi abnormal. Kebutuhan akan pelatihan training harus diperhatikan seperti persiapan buku panduan training (OMOB), jadwal trainer serta panduan trainer. Perancangan dojo spot welding memberikan manfaat seperti peningkatan skill karyawan, pengetahuan dan meningkatnya produktivitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dojo, Spot Welding, Redesain mesin, OMOB (One Man One Book) |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:53 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
