Ikhsan, Wahyudi Khoirul (2017) USULAN PENJADWALAN PRODUKSI FLY WHEEL BERDASARKAN MAKESPAN TERPENDEK DIANTARA METODE ALGORITMA NAWAZ, ENSCORE AND HAM (NEH), ALGORITMA HEURISTIC POUR DAN ALGORITMA CAMPBELL DUDECK SMITH (CDS) DI PT BRAJA MUKTI CAKRA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1112105 - Wahyudi Khoirul Ikhsan - CD.pdf Download (1MB) |
Abstract
PT Braja Mukti Cakra merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam industri otomotif, yang memproduksi berbagai komponen otomotif. Hasil salah satu produk yang dihasilkan adalah Fly Wheel. Permasalahan yang dihadapi pada PT Braja Mukti Cakra adalah penjadwalan produksi pada lini Fly Wheel secara umum masih sering berubah-ubah dan perubahan itu sendiri cenderung dikarenkan pesanan yang masuk terlebih dahulu diprioritaskan untuk dikerjakan sedangkan yang lain dikerjakan setelahnya, tanpa mempertimbangkan waktu proses yang dibutuhkan. Oleh karena itu, membutuhkan waktu produksi yang relatif lebih lama. Berdasarkan hal tersebut perlu melakukan minimasi makespan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penjadwalan produksi Algoritma Nawaz Enscore and Ham (NEH), Algoritma Heuristic Pour, dan Algoritma Cambell Dudeck Smith (CDS) yang bertujuan menentukan urutan produksi optimal untuk meminimasi makespan pada perusahaan. Adapun tahapan yang perlu dikakukan ialah menghitung waktu proses dari setiap tipe produk fly wheel, merancang penjadwalan produksi awal, dan usulan, menghitung makespan metode awal perusahaan, dan usulan, serta membandingkan ketiga metode usulan untuk mendapatkan urutan job dan makespan yang optimal. Berdasarkan hasil pengolahan data untuk penjadwalan perusahaann dengan menerapkan metode First Come First Served (FCFS) menghasilkan makespan sebesar 499,75 jam. Dan makespan yang dihasilkan metode usulan yaitu metode Algoritma Nawaz, Enscore and Ham (NEH) sebesar 425,19 jam, Algoritma Heuristic Pour sebesar 425,28 jam, dan Algoritma Cambell Dudeck Smith (CDS) menghasilkan makespan yang sama dengan NEH yaitu sebesar 425,19 jam, tetapi memiliki urutan pengerjaan job dan mean flow time yang berbeda. Untuk metode NEH mepunyai urutan job J4-J2-J1-J3 dan untuk metode CDS mempunyai urutan job J4-J1-J2-J3. Dapat dilihat dengan menggunakan ketiga metode usulan penjadwalan tersebut dapat menurunkan makespan penjadwalan dari sistem yang diterapkan perusahaann yaitu sistem penjadwalan First Come First Served. Adapun besarnya penurunan makespan sebesar 24,56 jam dengan persentase selisih makespan sebesar 5,78%. Oleh karena itu, metode usualan NEH dapat digunakan untuk penjadwalan produksi pada PT Braja Mukti Cakra.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penjadwalan, makespan, Algoritma Nawaz Enscore and Ham, Algoritma Heuristic Pour, CDS, FCFS |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 05 May 2026 06:51 |
| Last Modified: | 05 May 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
