ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PERUSAHAAN PADA CV RISMAN WIJAYA KERAMIK

Haris, Karina Inke (2015) ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PERUSAHAAN PADA CV RISMAN WIJAYA KERAMIK. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1711073 - Karina Inke Haris.pdf

Download (2MB)

Abstract

CV Risman Wijaya Keramik adalah perusahaan yang memproduksi guci. Guci yang di produksi oleh CV Risman Wijaya Keramik mempunyai karakter dengan motif kuno. Selama ini, pencatatan laporan keuangan yang masih sangat sederhana dan perusahaan belum pernah melakukan pengukuran kinerja sedangkan pemilik ingin mengetahui apakah kinerja perusahaan selama ini sudah dapat dikatakan baik. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis rasio-rasio keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini mampu melunasi semua kewajiban jangka pendeknya seperti terlihat pada rasio lancar sebesar 20,86 kali, rasio cepat sebesar 20,51 kali dan rasio kas sebesar 18,15 kali. Jadi jika dinilai dari likuiditasnya kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Penilaian kinerja dilakukan dengan metode pembandingan rasio dengan analisis time series. Perusahaan mampu melunasi semua kewajibannya seperti terlihat pada rasio hutang dengan modal sendiri sebesar 12,90% dan rasio hutang dengan aktiva sebesar 11,43%. Penilaian kinerja dilakukan dengan metode pembandingan rasio dengan analisis time series. Jadi jika dinilai dari solvabilitasnya kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Perusahaan memiliki rasio aktivitas yaitu perputaran persediaan naik dari 21,57 kali ke 22,62 kali, perputaran aktiva tetap naik dari 3,69 kali menjadi 4,32 kali, perputaran total aktiva menurun dari 1,00 kali menjadi 0,88 kali, perputaran piutang mengalami penurunan dan kenaikan dari 7,99 kali menurun menjadi 7,51 kali dan naik menjadi 8,51 kali, rata-rata periode pengumpulan piutang mengalami kenaikan dan penurunan dari 48 hari naik menjadi 51 hari dan menurun menjadi 39 hari. Jadi jika dinilai dari aktivitas kinerja perusahaan dalam kondisi cukup baik atau rata-rata. Penilaian kinerja dilakukan dengan metode pembandingan rasio dengan analisis time series. Perusahaan memiliki rasio profitabilitas yaitu GPM meningkat 61,99%, OPM menurun 77,64%, NPM meningkat 19,28%, ROI menurun 15,80%, ROE menurun 17,84%. Jadi jika dinilai dari profitablitas kinerja perusahaan dalam kondisi kurang baik atau rata-rata. Penilaian kinerja dilakukan dengan metode pembandingan rasio dengan analisis time series.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Rasio Lancar, Rasio Cepat, Rasio Kas, Rasio Hutang dengan Modal Sendiri, Rasio Hutang dengan Aktiva, Rasio Perputaran Persediaan, Rasio Perputaran Aktiva Tetap, Rasio Perputaran Total Aktiva, Rasio Perputaran Piutang, Rasio rata-rata Periode Pengumpulan Piutang, GPM, OPM, NPM, ROI, ROE.
Subjects: Administrasi Bisnis Otomotif > Manajemen Bisnis Industri
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 23 Apr 2026 04:00
Last Modified: 23 Apr 2026 04:00
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2297

Actions (login required)

View Item View Item