Shihab, Taefuri Rifqi (2018) PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM PERANCANGAN DESAIN PINTU DEPAN KENDARAAN PEDESAAN. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1113055 - Taefuri.pdf Download (22MB) |
Abstract
Semakin berkembangnya kebutuhan ekonomi membuat masyarakat desa harus bekerja keras untuk mencukupi kehidupan hidup sehari-hari. Aktivitas perekonomian masyarakat desa sebagian besar dibantu dengan adanya kendaraan. Kendaraan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat pedesaan adalah sepeda motor dengan tambahan modifikasi seperlunya seperti tambahan box di sisi kanan dan kiri untuk mengangkut hasil panen. Namun adanya sepeda motor sebagai alat bantu aktivitas pertanian masih belum sepenuhnya membantu masyarakat pedesaan. Untuk itu diperlukan adanya perancangan mobil pedesaan multifungsi yang dapat membantu aktivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Bagian mobil pedesaan yang menjadi fokus perancangan adalah bagian pintu depan. Agar perancangan pintu depan mobil pedesaan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat desa maka dilakukan penyebaran kuesioner kepada 30 responden. Hasil penyebaran kuesioner diolah dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) dengan membuat matriks House of Quality (HOQ) sampai pada level 4. Pertanyaan pada kuesioner yang disebar adalah hasil dari diskusi terlebih dahulu dengan warga. Kuesioner yang disebar memberikan hasil mengenai spesifikasi umum pintu depan yang dibutuhkan yaitu pintu depan yang dapat terbuka 90 derajat, dimensi pintu depan 1380 mm x 804 mm, keawetan dalam penggunaan handle dan pengunci, kaca pintu yang mudah digunakan dan menciptakan rasa aman dan nyaman, dan bentuk bodi pintu yang menarik. Hasil dari HOQ level 4 menunjukkan nilai atribut prioritas pintu depan dari nilai absolute improtance rating yaitu kesesuaian ukuran bodi, kaca, dan frame dengan nilai 58,00 (25%); antar bagian bodi, kaca, dan frame terpasang dengan rapi dan kokoh dengan nilai 58,00 (25%); antar bagian pengunci kaca dan pembuka-penutup kaca terpasang dengan rapi dengan nilai 31,00 (13%); kesesuaian besaran sudut engsel dengan nilai 24,00 (10%); pelapis karet pada pengunci dan handle pembuka penutup pintu terpasang dengan rapi dan kuat dengan nilai 23,00 (10%); antar sabungan engsel terpasang dengan kuat 19,00 (8%); dan permukaan bodi pintu depan halus dan terlihat indah 19,00 (8%). Ketujuh atribut prioritas ini akan menjadi masukan dalam perancangan pembuatan pintu depan mobil pedesaan. Dimensi panjang pintu depan mobil pedesaan hasil perancangan adalah 1.380 mm dengan lebar sebesar 804 mm dan ketebalan 1,5 mm. Manfaat dari desain ini adalah memudahkan akomodasi masyarakat desa saat ingin mengendarai mobil pedesaan dan profil bodi yang berfungsi untuk memperindah tampilan sekaligus digunakan sebagai tempat untuk meletakkan handle pembuka pintu depan mobil pedesaan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mobil pedesaan, QFD, HOQ, pintu depan |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 04:19 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 04:19 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
