Janaha, Achfid (2018) PEMERATAAN BEBAN KERJA OPERATOR PADA PROSES PRODUKSI STAND SIDE B3-F7311-00 Dengan MENGGUNAKAN METODE YAMAZUMI CHART DI PT METINDO ERASAKTI. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1114075 - Achfid Janaha - CD.pdf Download (5MB) |
Abstract
PT Metindo Erasakti adalah salah satu perusahaan manufaktur bergerak dalam bidang otomotif yang memproduksi komponen kendaraan roda dua dan roda empat. Salah satu produk yang dibuat PT Metindo Erasakti adalah stand side b3f-f7311-00 di line B3F. Pada proses produksi stand side b3f-f7311-00 di line B-3F berdasarkan hasil pengamatan awal, terdapat 4 stasiun kerja dan 4 operator yang memiliki beban kerja yang tidak merata. Hal tersebut disebabkan adanya waktu menganggur (idle time) yang tinggi selama 52,28 detik pada salah satu pekerja, yang berdampak pada rendahnya efisiensi pekerja tersebut dan menyebabkan tingkat efisiensi lini yang rendah yaitu sebesar 76,39%. Untuk meningkatkan efisiensi pekerja dilakukan perhitungan jumlah operator optimal guna mendapatkan beban kerja optimal yang dapat diberikan kepada masingmasing operator. Selanjutnya membuat yamazumi chart untuk menunjukkan perbandingan antara waktu standar dengan takt time yang dijadikan sebagai acuan yaitu sebesar 70,63 detik, sehingga dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam mengawasi proses elemen kerja secara visual. Realokasi beban kerja diperlukan untuk mengatasi ketidakseimbangan beban kerja tersebut, realokasi beban kerja dilakukan dengan memindahkan elemen kerja yang dilakukan operator 4, dipindahkan kepada operator 2 dan operator 3. Setelah dilakukan realokasi beban kerja, dilakukan perbaikan lain agar tidak terjadi ketidakseimbangan beban kerja kembali sehigga dapat mengurangi elemen kerja yang pada kondisi awal ada 70 elemen kerja setelah perbaikan menjadi 65 elemen kerja. Perbaikan yang dilakukan realokasi dan perbaikan didapatkan jumlah operator ideal yaitu 3 operator maka perlu dilakukan pengurangan jumlah pekerja setelah melakukan perbaikan. Selanjutnya setelah dilakukan pengurangan jumlah pekerja dilakukan realokasi beban kerja dan dibuat yamazumi chart setelah perbaikan. Efisiensi lintasan proses produksi stand side b3f-f7311-00 di line B-3F setelah realokasi beban kerja dan perbaikan mengalami peningkatan sebanyak 19,17% dimana pada kondisi awal efisiensi lintasan proses produksi stand side b3f-f7311-00 di line B-3F 76,93 % setelah dilakukan pemerataan beban kerja dan perbaikan naik menjadi 96,10%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beban Kerja, Idle Time, Efisiensi Lini, dan Yamazumi Chart |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 03:21 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
