Haryanti, Indri (2018) PENINGKATAN EFISIENSI PEKERJA MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS DAN YAMAZUMI CHART DI BAGIAN SUPPLY PART PROPELLER SHAFT PT INTI GANDA PERDANA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1114059 - Indri Haryanti.pdf Download (3MB) |
Abstract
PT Inti Ganda Perdana adalah salah satu perusahaan industri otomotif yang memproduksi propeller shaft dan rear axle. Salah satu bagian yang terdapat pada PT Inti Ganda Perdana adalah bagian supply part propeller shaft. Pada bagian supply part propeller shaft terdapat ketidakseimbangan pembagian beban kerja pada masing-masing pekerja. Hal tersebut menyebabkan adanya waktu menganggur (idle time) yang tinggi pada salah satu pekerja, yang berdampak pada rendahnya efisiensi pekerja tersebut. Untuk meningkatkan efisiensi pekerja digunakan workload analysis guna mendapatkan beban kerja optimal yang dapat diberikan kepada masing-masing pekerja. Selanjutnya membuat yamazumi chart untuk menunjukkan perbandingan antara waktu standar dan waktu tersedia, sehingga dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam mengawasi proses elemen kerja secara visual. Hasil workload analysis menunjukkan bahwa rata-rata beban kerja dari ketiga pekerja tersebut hanya 79.80%. Rendahnya beban kerja di perusahaan disebabkan karena tidak meratanya pembagian beban kerja kepada masing-masing pekerja. Realokasi beban kerja diperlukan untuk mengatasi ketidakseimbangan beban kerja tersebut, namun sebelumnya dilakukan perbaikan lain agar tidak terjadi ketidakseimbangan beban kerja kembali. Setelah dilakukan perbaikan didapatkan jumlah pekerja ideal yaitu 2 pekerja, pada kondisi awal jumlah pekerja di bagian supply part propeller shaft adalah 3 pekerja, maka perlu dilakukan pengurangan jumlah pekerja setelah melakukan perbaikan. Selanjutnya setelah dilakukan pengurangan jumlah pekerja dilakukan realokasi beban kerja dan dibuat yamazumi chart setelah realokasi beban kerja. Efisiensi pekerja pada bagian supply part propeller shaft setelah realokasi beban kerja mengalami peningkatan. Pada operator supply machining mengalami peningkatan efisiensi sebanyak 18.84% dimana efisiensi operator supply machining sebelum realokasi beban beban kerja 80.38% dan setelah realokasi beban kerja menjadi 99.22%, sedangkan pada operator racik small part mengalami peningkatan efisiensi sebesar 27.67% dimana efisiensi operator racik small part sebelum realokasi beban beban kerja 58.69% dan setelah realokasi beban kerja menjadi 86.35%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beban Kerja, Idle Time, Workload Analysis, Efisiensi, dan Yamazumi Chart |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 07:43 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 07:43 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2188 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
