Panjaitan, Jonathan Musa N (2018) RANCANGAN OVERHEAD CONVEYOR DAN HANGER TAMBAHAN UNTUK MENGURANGI SET UP TIME JIG STRIPPING DENGAN METODE SINGLE MINUTE EXCHANGE OF DIES DI PT JMN. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1114011 - Jonathan Musa N. Panjaitan - CD.pdf Download (3MB) |
Abstract
Permintaan konsumen pada era globalisasi semakin meningkat dan beragam. Hal tersebut mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanannya. PT JMN adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif, yaitu manufaktur, perakitan, dan distribusi sepeda motor. Pada perusahaan ini terdapat seksi Painting Plastic yang memiliki unit penunjang jig stripper, yaitu unit kerja yang bertujuan untuk membersihkan hanger dan sub jig yang digunakan pada lini pengecatan dari cat kering yang menempel pada permukaannya. Cat kering ini berakibat menghasilkan cacat kotor pada produk plastik. Pada jig stripper terdiri dari enam elemen kerja dimana set up time yang dibutuhkan adalah 71,103 menit dan waktu proses jig stripping 67,866 menit sehingga untuk mencapai satu siklus jig stripping adalah 138,967 menit dengan utilitas mesin 59,01%. Waktu set up yang lama dikarenakan terjadinya pemborosan menunggu baik pada operator maupun mesin. Pemborosan kondisi awal selama shift 1 adalah 280,240 menit pada mesin dan 343,019 menit pada operator. Oleh sebab itu, pendekatan metode single minute exchange of dies digunakan agar mengurangi set up time yang menyebabkan pemborosan menunggu. Metode ini mengubah set up internal menjadi set up eksternal, yaitu elemen kegiatan loading dan unloading yang masing-masing membutuhkan waktu baku 36,180 menit dan 31,514 menit. Untuk mengubah kedua elemen kerja tersebut menjadi set up eksternal, dibutuhkan alat bantu berupa overhead conveyor dan satu buah hanger tambahan, sehingga elemen kerja loading dan unloading dapat dikerjakan bersamaan ketika mesin sedang beroperasi. Hasil dari penerapan metode ini adalah pengurangan pada waktu siklus jig stripper, yaitu menjadi 75,273 menit yang terdiri dari waktu set up 7,407 menit dan waktu proses jig stripping 67,866 menit. Pada kondisi akhir, waktu set up berkurang sebesar 63,994 menit atau 89,59% dari kondisi awal dan pengurangan pemborosan waktu menunggu selama shift 1 menjadi 44,442 menit pada mesin atau penurunan sebesar 84,14% dan 32,646 menit pada operator atau penurunan sebesar 90,48% berikut dengan peningkatan utilitas mesin menjadi 88,52%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Single minute exchange of dies, Set up time, Overhead conveyor, waiting time waste |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 01:55 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 01:55 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
