PENURUNAN CACAT PRODUK REAR AXLE MODEL D-17 MENGGUNAKAN DELAPAN LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DI PT INTI GANDA PERDANA

Zufar, Akhdan Makarim (2018) PENURUNAN CACAT PRODUK REAR AXLE MODEL D-17 MENGGUNAKAN DELAPAN LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DI PT INTI GANDA PERDANA. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.

[img] Text
1114087 - Akhdan Makarim Zufar - CD.pdf

Download (15MB)

Abstract

PT Inti Ganda Perdana (IGP) merupakan salah satu industri yang bergerak dalam bidang otomotif, produk utamanya adalah Rear Axle dan Propeller Shaft untuk kendaraan Kategori 1, 2, dan 3, serta komponen-komponen pendukung. PT IGP memiliki tiga plant untuk menunjang produksi. Plant 3 menjadi tempat operasional untuk melakukan proses assembling yang terbagi menjadi beberapa lini, salah satunya adalah lini B assembling yang digunakan untuk produk Rear Axle model D-17. Dalam prosesnya, sering ditemukan Produk cacat dikarenakan kebocoran Rear Axle saat proses leaking test. Proses leaking test merupakan salah satu proses yang ada di lini B assembling, fungsinya adalah melakukan tes kebocoran Rear Axle menggunakan tekanan angin. Total produk cacat yang ditcmukan saat proses leaking fest pada masa scbelum perbaikan (April - Mei 2018) sebanyak 2.419 unit dari total produksi 27.609 unit. Hal itu masih jauh dari target perusahaan yang hanya memiliki toleransi cacat sebesar 5%. Kategori kebocoran Rear /xle yang terjadi antara lain, oil seal not good (NG), boltnut gap, sealant tidak rata. Berdasarkan pengolahan data, oil seal NG menjadi jumlah jenis cacat tertingg, schingga hal tersebut yang menjadi fokus perbaikan. Dalam penelitian ini, delapan langkah pemecahan masalah menjadi rujukan dalam melakukan perbaikan. Beberapa tindakan dilakukan dengan membuat standar yang belum ada dan melakuan pengawasan dan instruksi yang lebih kefat terhadap stadar yang sudah ada. Beberapa perbaikan yang sudah dilakukan kemudian dijadikan poin kris (critical point) sebagai faktor potensial terhadap penyebab terjadinya kebocoran Rear Axle arena oil seal NG. Berdasarkan pengolahan data, jumlah produk cacat pada masa perbaikan (Juni 2018) sebanyak 507 unit dari 7.623 unit jumlah produksi, dengan persentase cacat sebesar 6,65%. Sedangkan setelah masa perbaikan (Juli 2018) jumlah cacat turun menjadi 716 unit dari 12.607 unit dengan porsentase cacat sebesar 5,68%. Setelah dilakukan perbaikan, telah terjadi penurunan persentase cacat produk Rear Axle model D-17 sebesar 3,33%. Adanya standar yang dibuat dan pengawasan yang ketat diharapkan mampu menurunkan persentase cacat, terutama saat proses asembing Rear Axle sesuai target perusahaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Leaking Test, Diagram Pareto, Peta Kendali P, Persentase Cacat, Delapan Langkah Pemecahan Masalah
Subjects: Teknik Industri Otomotif
Teknik Industri Otomotif
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 14 Apr 2026 07:04
Last Modified: 14 Apr 2026 07:04
URI: http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2152

Actions (login required)

View Item View Item