Hidayatullah, Syarif (2018) PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN SIFTER LINE MILL A DENGAN METODE AGE REPLACEMENT DI PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK, DIVISI BOGASARI FLOUR MILLS. Diploma thesis, Politeknik STMI Jakarta.
|
Text
1213003 - Syarif Hidayatullah.pdf Download (56MB) |
Abstract
PT Indofood Sukses Makmur, divisi bogasari Flour Mills merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai produk tepung terigu. PT Indofood Sukses Makmur, divisi Bogasari Flour Mills menggunakan jam kerja selama 7 jam per hari. Sistem produksi yang diterapkan adalah sistem produksi, dimana produksi yang dilakukan sesuai dengan permintaan distributor dan depo wilayah. Mesin yang ada pada PT Indofood Sukses Makmur, divisi bogasari Flour Mills dipelihara dengan program corrective maintenance. Program pemeliharaan tersebut tidak tepat karena kerusakan mesin masih sering terjadi khususnya pada mesin sifter. Mesin tersebut memiliki frekuensi kerusakan terbanyak dalam periode Januari 2016 sampai Desember 2016 jika dibandingkan dengan mesin sifter lainnya, yaitu sebanyak 5 kali kerusakan komponen, diperlukan program pemeliharaan yang lebih tepat dari yang sebelumnnya untuk meminimasi waktu kerusakan mesin dan meningkatkan keandalan (reability) mesin. Pemeliharaan yang disusulkan adalah preventive maintenance dengan menggunakan model age replacement, yaitu komponen mesin kritis diganti dengan yang baru untuk mencegah terjadinya kerusakan. Komponen bearing pada saat tindakan corrective maintenance memiliki keandalan sebesar 46,6% dan setelah dilakukannya tindakan preventive maintenance memiliki sebesar 91,4%. Nilai keandalan komponen bearing berdasarkan persentase tersbut meningkat sebesar (91,4% - 46,6% = 44,8%) sehingga nilai peningkatan keandalannya adalah sebesar 44,8%. Hal tersebut dikarenakan sebelum adanya kerusakan pada komponen bearing, pada saat Mean Time To Failure (MTTF), yaitu 86.746,9 menit, pada komponen bearing dilakukan penggantian komponen pada saat 67.500 menit atau 47 haari kerja berdasarkan model age replacement, sehingga pada saat MTTF tersebut yang seharusnya komponen telah rusak dan hanya memiliki keandalan 46,6% tidak mengalami kerusakan dan keandalan dapat dipertahankan pada nilai 91,4%. Komponen mesin kritis untuk mesin sifter adalah bearing. Komponen bearing memiliki interval penjadwalan penggantian komponen selama 67.500 menit, atau 47 hari sekali.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pemeliharaan, keandalan, corrective maintenance, preventive maintenance, age replacement |
| Subjects: | Teknik Industri Otomotif Teknik Industri Otomotif |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:52 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:52 |
| URI: | http://repository.stmi.ac.id/id/eprint/2147 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
